PDF bab iv analisis dan perancangan -BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB IV ANALISA - BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisis sistem sangat bergantung pada teori sistem umum sebagai sebuah
Wait Loading...


PDF :1 PDF :2 PDF :4 PDF :5 PDF :6 PDF :7 PDF :8 PDF :9 PDF :10


Like and share and download

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisis sistem sangat bergantung pada teori sistem umum sebagai sebuah

BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB IV ANALISA

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Sistem Analisis sistem sangat bergantung pada teori sistem umum sebagai sebuah landasan konseptual. Tujuannya adalah untuk memperbaiki berbagai fungsi

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Sistem Analisis sistem sangat bergantung pada teori sistem umum sebagai sebuah landasan konseptual. Tujuannya adalah untuk memperbaiki berbagai fungsi BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Pada bab ini akan dibahas mengenai analisis dan perancangan sistem aplikasi yang akan dibuat Pokok BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4 4 1 Identifikasi Permasalahan Informasi mengenai perangkat daerah Kota Bengkulu merupakan suatu BAB

Related PDF

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Pada bab ini akan dibahas mengenai analisis dan perancangan sistem aplikasi yang akan dibuat Pokok
PDF

44 BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4 41

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4 4 1 Identifikasi Permasalahan Informasi mengenai perangkat daerah Kota Bengkulu merupakan suatu
PDF

bab iv analisis dan perancangan - Repository UIN SUSKA

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN 4 1 Analisis Sistem Tahap analisis sistem merupakan tahap penguraian atau tahap penajabaran sistem yang utuh 
PDF

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 41 Analisis

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4 1 Analisis Sistem Menganalisis sistem merupakan langkah awal dalam membuat sistem baru Langkah 
PDF

BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM Analisa

BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM Analisa merupakan cara untuk menganalisa permasalahan berdasarkan data yang telah diperoleh dari hasil 
PDF

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN 4 1 Gambaran Sistem Informasi Monitoring Kesehatan Ibu dan Anak di Puskesmas Wergu Wetan Kudus Sistem  
PDF

BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB IV ANALISA

BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 1 1 Gambaran Sistem Pemetaan SPBU Sistem pemetaan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) di 
PDF

BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

1 BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM IV1 Dokumen

BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM.1. Analisis Sistem Yang Berjalan Bab ini diterangkan secara singkat mengenai analisa sistem yang ada di toko sahabat teknik, untuk mempermudah dalam mengetahui kelemahan

PDF BAB IV Analisis dan perancangan sistem ELIB UNIKOMelib unikom ac id jbptunikompp gdl faqihudinn 19643 8 babiv m pdf PDF BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM Analisa sir stikom edu 257 7 BAB 20IV pdf PDF bab

Formulir VII.I.5 Permendagri No.54 Tahun 2010 EVALUASI TERHADAP HASIL RENJA SKPD RENJA SKPD BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PERI0DE PELAKSANAAN : Tahun 2012 Indikator dan Target Kinerja SKPD

PDF Tahapan dan Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Renja SKPDferryfebub lecture ub ac id Tahapan dan Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Renja SKPD pdf PDF evaluasi terhadap hasil renja skpd renja skpd Pemerintah bandungkab go id 6

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan telekomunikasi di Indonesia pada era globalisasi sekarang ini sangat pesat. Salah satunya pada perkembangan telekomunikasi seluler. Mobilitas serta meningkatnya

etd repository ugm ac id downloadfile 95598 potongan S2 1 PENDAHULUAN 1 1 Latar Belakang Perkembangan industri telekomunikasi saat ini, khususnya telekomunikasi bergerak (mobile) atau dikenal juga dengan telekomunikasi selular, sedikit banyak mempengaruhi bagaimana pelaku bisnis di industri ini dalam membuat keputusan strategi Faktor yang mendorong perkembangan industri telekomunikasi

TATA CARA PENGHAPUSAN BARANG MILIK NEGARA Dr. Ahmad Yusuf Sobri, S.Sos., M.Pd Imam Gunawan, S.Pd., M.Pd DASAR HUKUM 1. Peraturan Pemerintah No. 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah;

ulp uny ac id sites ulp uny ac id files Pengahapusan BMN pdf PEMINDAHTANGANAN BARANG MILIK NEGARA TATA CARA PELAKSANAAN PENGHAPUSAN BARANG MILIK NEGARA I Definisi Penghapusan adalah tindakan menghapus Barang Milik Negara dari daftar barang dengan menerbitkan keputusan dari pejabat yang

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM PELAYANAN VULKANISIR BAN DI NUANSA BARU NASKAH PUBLIKASI diajukan oleh Fery Dian Bagus Prasetiyo 09.11.2571 kepada SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM

repository amikom ac id files Publikasi 09 11 2571 pdf skripsi yang berjudul “Analisis dan Perancangan Sistem Pelayanan Vulkanisir Ban di Nuansa Baru” 2 Landasan Teori 2 1 Konsep Dasar Sistem Suatu sistem adalah jaringan kerja dari prosedur prosedur yang saling berhubungan satu sama lain, berkumpul bersama sama

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perkembangan jaman, persaingan di dalam industri semakin ketat. Banyaknya perusahaan perusahaan baru dalam industri sejenis yang mempersempit pangsa

PDF 1 BAB 1 PENDAHULUAN A Latar Belakang Masalah eprints ums ac id 21677 2 BAB I pdf PDF 1 BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Masalah Seiring eprints ums ac id 30245 2 BAB I pdf PDF 1 BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Persaingan lembaga keuangan perbankan semakin ketat dan berkembang pada produk dan layanan jasanya. Menurut Kasmir (2005:9) lembaga keuangan adalah setiap perusahaan

digilib uinsgd ac id 2848 4 4 bab1 pdf BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Masalah Lembaga keuangan adalah bagian dari sistem keuangan dalam ekonomi modern yang melayani masyarakat pemakai jasa jasa keuangan Lembaga keuangan menawarkan berbagai jasa keuangan antara lain berbagai jenis skema tabungan, proteksi asuransi,

KETETAPAN FORUM MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR 06/TAP/FORMA/V/2015

SURAT KEPUTUSAN SIDANG UMUM MAJELIS PERMUSYAWARATAN MAHASISWA

KETETAPAN FORUM MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR 06/TAP/FORMA/V/2015 TENTANG PERUBAHAN ATAS KETETAPAN FORUM MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR 01/TAP/FORMA/II/2015 TENTANG TATA TERTIB FORUM MAHASISWA

dpm ui ac id wp content uploads 2015 05 TAP Forma No 6 ketetapan forum mahasiswa universitas indonesia nomor 06 tap forma v 2015 tentang perubahan atas ketetapan forum mahasiswa universitas indonesia nomor 01 tap forma ii 2015 tentang tata tertib forum mahasiswa universitas indonesia periode 2015 dengan rahmat tuhan

DRAFT 16 SEPT 2009 PERATURAN KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA NOMOR TAHUN 2009 TENTANG TATA CARA PENANGANAN PERKARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA, Menimbang : a. bahwa

Dec 4, 2009 (Komisi Pemberantasan Korupsi, or KPK) and Anti Corruption Court, as well as to May and October 2008 and October 2009, as well as to London in May 2008 and biodiversityhotspots org, (accessed September 16, 2009) 9

Home back495496497 498499500 Next

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4

Tujuannya adalah untuk memperbaiki berbagai fungsi didalam sistem yang sedang berjalan agar menjadi lebih efisien, mengubah sasaran sistem yang sedang berjalan, merancang atau mengganti output yang sedang digunakan, untuk mencapai tujuan yang sama dengan seperangkat input yang lain atau untuk melakukan beberapa perbaikan serupa di PT Kurnia Ratu Kencana Analisis Dokumen Analisis dokumen merupakan kegiatan guna menganalisis atau mempelajari dokumen-dokumen yang ada pada sebuah sistem untuk selanjutnya digunakan sebagai acuan pada tahap desain atau pengembangan sistem

Berikut ini adalah dokumen-dokumen yang ada pada sistem penjualan barang di PT Kurnia Ratu Kencana yaitu : No Nama Dokumen 1 Memo Pesanan Tabel 4

Fungsi : untuk mengetahui barang apa saja yang Rangkap : 1 dipesan 48
  • 49 Atribut : Tanggal, nama_konsumen, alamat_konsumen, nama_barang, no_warna, jumlah_roll, jumlah_kg 2 Surat Kontrak Perjanjian Deskripsi : dokumen yang digunakan sebagai suatu perjanjian beli antara pihak konsumen dengan PT Kurnia Ratu Kencana Jual Beli Fungsi : sebagai surat kontrak bahwa konsumen melakukan perjanjian kontrak jual beli barang Rangkap : 2 Atribut : nama_customer, alamat, Tanggal, nama_barang, no_warna, jumlah_roll, jumlah_kg 3 Kartu Proses Deskripsi : dokomen yang berisi data mengenai produksi barang Fungsi : sebagai data mengenai spesifikasi barang dari Rangkap : 3 hasil produksi yang telah dibuat Atribut : tanggal_kp, no_sj, no_order, kode_pelanggan, no_design, no_warna, packing, pengiriman, lebar, courses, grmasi, roll, kgs, mtr, benang, total_kg 4 Surat Jalan Deskripsi : dokumen yang digunakan sebagai suatu perintah untuk mengantarkan barang kepada konsumen
  • 50 Fungsi : sebagai tanda bukti bahwa barang yang Rangkap : 1 dipesan sudah sampai pada konsumen Atribut : tgl,kepada,alama,nama_barang, tanda_terima, no_warna, jumlah_roll, jumlah_kg, harga, keterangan 5 Nota Deskripsi : dokomen yang berisi faktur penjualan yang diberikan perusahaan kepada konsumen Fungsi : sebagai bukti barang transaksi jual beli barang Rangkap : 3 yang diberikan kepada konsumen Atribut : no, tgl, alamat, no_warna, jumlah_roll, jumlah_kg, harga, Total, diskon, dp, keterangan Prosedur Flowmap Sistem Informasi Barang yang sedang Berjalan 1
  • Konsumen memberikan data pesanan pada bagian sales, kemudian bagian sales akan mengecek stock data bahan baku barang apabila bahan baku tersedia maka bagian sales akan mencatat data pesanan sedangkan jika bahan baku tidak ada akan memberikan konfirmasi kepada konsumen bahwa bahan baku tidak ada, apabila konsumen dengan pihak perusahaan menyetujui untuk melakukan kontrak perjanjian jual beli maka bagian sales membuat surat kontrak perjanjian jual beli sebanyak 2 rangkap, rangkap pertama diberikan

  • 51 kepada konsumen sedangkan rangkap yang kedua di arsipkan oleh bagian sales
  • Setelah di buatkan surat kontrak perjanjian jual beli kemudian bagian sales memberikan memo pesanan pada bagian produksi untuk diproses, setelah barang tersebut telah selesai diproduksi kemudian bagian produksi membuat kartu proses sebanyak 2 rangkap, rangkap pertama di arsipkan oleh bagian produksi kemudian kartu proses rangkap ke dua diberikan kepada bagian keuangan

    Dari hasil kartu proses tersebut oleh bagian keuangan dibuat nota penjualan sebanyak 3 rangkap, nota penjualan rangkap pertama diarsipkan oleh bagian keuangan, sedangkan nota penjualan sebanyak 2 rangkap dan kartu proses diberikan kepada bagian gudang

    Pada bagian gudang berdasarkan kartu proses dan nota penjualan kemudian bagian gudang membuat surat jalan sebanyak 2 rangkap

    Surat jalan sebanyak 2 rangkap beserta nota penjualansebanyak 2 rangkap diberikan kepada konsumen untuk di terima, setelah nota penjualan dan surat jalan di ACC oleh konsumen tembusan surat jalan dan nota penjualan di ambil kembali, sebagai bukti barang sudah diterima

    Setiap satu bulan sekali di buat laporan penjualan oleh bagian keuangan dan laporan barang oleh bagian produksi sebanyak 2 rangkap, rangkap pertama untuk diarsipkan sedangkan rangkap yang kedua di berikan kepada pimpinan

    Flow Map Flow Map merupakan penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponen dengan maksud untuk mengidentifikasikan serta dapat mengevaluasi suatu permasalahan yang diharapkan dapat diusulkan perbaikan-perbaikan

    KONSUMEN BAG

    SALES BAG

    PRODUKSI KEUANGAN BAG

    GUDANG PIMPINAN Data Pesanan Data Pesanan Cek Stock Bahan Baku Data Pesanan Tidak Ada Tidak Bahan baku A1 Membuat Surat Kontrak PJBB Ada Data Pesanan Catat Data Pesanan Memo pesanan Memo pesanan Membuat Kartu Proses Kartu 1 Proses 3 2 Kartu 2 Proses Membuat Nota Nota 1 A Kartu 2 Proses 3 Nota 1 Kartu 2 Proses Membuat Surat Jalan Surat 1 Jalan 2 2 Surat Kontrak 1 PJBB 2 A3 Surat Kontrak 1 PJBB Surat Kontrak 2 PJBB Surat 1 Jalan 2 A2 Nota 1 2 Nota 1 2 Ttd 2 Surat Jalan Acc Nota 2 ACC Membuat Lap

    Barang Membuat Lap

    Surat Jalan ACC Nota 2 ACC A5 Laporan Laporan Barang Laporan Laporan Barang Gambar 4

    Lingkungan tersebut menggambarkan suatu proses dalam sistem keseluruhan, Adapun Diagram Konteks yang berjalan dalam Sistem Informasi Barang adalah sebagai berikut: Gambar 4

    Pada level ini sudah dimungkinkan adanya atau digambarkannya data store yang digunakan

    Adapun Data Flow Diagram yang berjalan dalam Sistem Informasi Pengolahan dan adalah sebagai berikut: Gambar 4

    DFD Level 1

    Sistem yang akan dibangun merupakan hasil

  • 55 dari pengembangan dari sistem yang sedang berjalan dimana sistem yang sedang berjalan tersebut mempunyai kelemahan-kelemahan yang harus diperbaiki
  • Oleh karena itu untuk memperbaiki dan menghilangkan kelemahankelemahan tersebut dibuatkan sebuah program aplikasi sistem informasi pengolahan dan penjualan barang pada PT Kurnia Ratu Kencana

    sehingga dapat mempermudah dalam meningkatkan kinerja perusahaan khususnya dalam menangani pengolahan data penjualan

    Tabel 4

    Perancangan Sistem Perancangan sistem adalah suatu proses yang mengaplikasikan berbagai teknik dan prinsip yang bertujuan mendefinisikan kebutuhan suatu sistem sedemikian detail sehingga mendekati keadaan fisik yang sebenarnya dan untuk menghasilkan sesuatu yang baru atau memperbaharui sistem yang ada untuk meningkatkan efektifitas kerja yang sesuai dengan teknologi dan fasilitas yang tersedia

    Dimana suatu desain sistem informasi merupakan suatu langkah awal dalam pembuatan suatu sistem sehingga perlu di perhatikan kebutuhan dari sistem atau software yang diharapkan Tujuan Perancangan Sistem Perancangan sistem merupakan tahap lanjutan dari analisis sistem, dimana pada desain sistem digambarkan sistem yang akan dibangun sebelum dilakukan

  • 57 pengkodean kedalam suatu bahasa pemrograman
  • Dalam desain suatu sistem tidak lepas dari hasil analisis, karena dari hasil analisis sistem baru dapat dibuat suatu rancangan sistem

    Perancangan pada sistem berlaku untuk menentukan langkah-langkah operasi dalam proses penjualan dan menentukan prosedur untuk mendukung operasi sistem

    Secara umum perancangan sistem memiliki tujuan untuk memberikan gambaran pada pemakai (User) mengenai sistem yang baru Gambaran Umum Sistem yang Diusulkan Perancangan Sistem Informasi penjualan barang pada PT Kurnia Ratu Kencana bandung ini akan menghasilkan sebuah produk berupa program aplikasi yang dapat menangani pengolahan data seperti barang, pengecekan barang, serta pembuatan laporan

    Penerapannya sistem yang digunakan di lingkungan dalam sistem maupun lingkungan luar sistem itu sendiri

    Adapun pemakai sistem dalam lingkungan dalam sistem yaitu bagian sales, bagian prosuksi, bagian keuangan dan bagian gudang sedangkan lingkungan luar sistem yang mendapatkan hasil dari sistem yaitu konsumen dan pimpinan

    Selain itu, sistem tersebut dapat mengolah semua data masukan yang ada dalam sistem kemudian dapat menghasilkan suatu keluaran yang sesuai dengan kebutuhan seperti data penjualan, data persediaan barang, laporan data penjualan dan laporan barang

    Prosedur Flowmap Sistem Informasi Barang yang di Usulkan 1

    Konsumen memberikan data pesanan pada bagian sales, kemudian bagian sales akan mengecek stock data bahan baku barang apabila bahan baku tersedia maka bagian sales akan mencatat data pesanan sedangkan jika bahan baku tidak ada akan memberikan konfirmasi kepada konsumen bahwa bahan baku tidak ada, kemudian bagian sales menginput data konsumen dan data pesanan, apabila konsumen dengan pihak perusahaan menyetujui untuk melakukan kontrak perjanjian jual beli maka bagian sales mencetak surat kontrak perjanjian jual beli sebanyak 2 rangkap, rangkap pertama diberikan kepada konsumen sedangkan rangkap yang kedua di arsipkan oleh bagian sales

    Setelah di buatkan surat kontrak perjanjian jual beli kemudian bagian sales memberikan memo pesanan pada bagian produksi untuk diproses, setelah barang tersebut telah selesai diproduksi kemudian bagian produksi membuat kartu proses sebanyak 2 rangkap, rangkap pertama di arsipkan oleh bagian produksi kemudian kartu proses rangkap ke dua diberikan kepada bagian keuangan

    Dari hasil kartu proses tersebut oleh bagian keuangan di cetak nota penjualan sebanyak 3 rangkap, nota penjualan rangkap pertama diarsipkan oleh bagian keuangan, sedangkan nota penjualan sebanyak 2 rangkap dan kartu proses diberikan kepada bagian gudang

    Pada bagian gudang berdasarkan kartu proses dan nota penjualan kemudian bagian gudang mencetak surat jalan sebanyak 2 rangkap

    Surat jalan sebanyak 2 rangkap beserta nota penjualan sebanyak 2 rangkap diberikan kepada konsumen untuk di terima, setelah nota penjualan dan surat jalan di ACC oleh konsumen tembusan surat jalan dan nota penjualan di ambil kembali, sebagai bukti barang sudah diterima

    Setiap satu bulan sekali di buat laporan penjualan oleh bagian keuangan dan laporan barang oleh bagian produksi sebanyak 2 rangkap, rangkap pertama untuk diarsipkan sedangkan rangkap yang kedua di berikan kepada pimpinan Flow Map yang Diusulkan Adapun Flow Map yang diusulkan dari rancangan sistem informasi yang penulis buat, dapat dilihat pada gambar 4

    SALES BAG

    PRODUKSI KEUANGAN BAG

    GUDANG PIMPINAN Data Pesanan Data Pesanan Cek Stock Bahan Baku DB A B Data Pesanan Tidak Ada Tidak Bahan baku A4 Ada Data Pesanan Memo Pesanan B Kartu 2 Proses A Input Data konsumen dan Data Pesanan Cetak data Pesanan Memo Pesanan A Input Kartu Proses Cetak Kartu Proses Kartu 1 Proses 2 A Cetak Nota Nota Nota 1 Cetak Surat jalan 2 A Cetak Surat Kontrak PJBB A5 Surat Kontrak 1 PJBB Surat 1 Jalan 2 Surat Kontrak 1 PJBB 2 A2 Memo Pesanan A3 Surat 1 Jalan 2 A1 Nota 1 2 Nota 1 2 Tdd A A Surat Jalan ACC Nota 2 ACC 2 Surat Jalan Acc Nota 2 ACC Cetak

    Barang Cetak

    A6 Laporan Barang Laporan Laporan Laporan Barang Gambar 4

    produksi : Arsip Nota : Arsip Kartu proses pada Bag

    Gudang : Arsip Nota dan Kartu Proses acc Diagram Konteks Diagram konteks merupakan suatu diagram yang menggambarkan relasi antar sistem dan lingkungannya

    Lingkungan tersebut menggambarkan suatu proses dalam sistem keseluruhan, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut ini: Laporan Barang Laporan KONSUMEN Data pesanan tidak ada Surat Kontrak PJBB Surat Jalan Nota Sistem Informasi Barang PIMPINAN Data pesanan Nota acc Surat Jalan acc Gambar 4

    Adapun Data Flow Diagram yang diusulkan dalam Sistem barang adalah sebagai berikut:

  • 62 Nota Nota Kartu Proses Data Produksi Data pesanan Gambar 4
  • 6 DFD Level 1 Sistem Informasi Barang yang di Usulkan Adapun Gambar 4
  • 8 DFD Level 1 Proses 1
  • 0 dari sistem informasi pengolahan dan penjualan barang yang di usulkan yaitu sebagai berikut : Data Pelanggan Data Pelanggan Gambar 4
  • 7 DFD Level 1 Proses 1
  • 0 dari sistem informasi penjualan barang yang di usulkan
  • Kamus Data Dengan menggunakan kamus data, analisis sistem dapat mendefinisikan data yang mengalir di sistem dengan lengkap

    Kamus data di buat berdasarkan arus data yang ada di data flow diagram

    Arus data dan flow diagram sifatnya global hanya di tujukan nama arus datanya saja

    Berikut ini adalah kamus data dari Sistem Informasi Barang yaitu : 1

    Nama Data : Data Pesanan Deskripsi Data : Rincian barang yang akan dipesan dari konsumen Alias :

    Nama Data : Memo Pesanan nama_barang, no_warna, jumlah_roll, jumlah_kg Deskripsi Data : Data barang yang akan di buat oleh bagian produksi Alias :

    0 Proses 2

    0 Proses 3

    Nama Data : Surat Kontrak Perjanjian Jual Beli Deskripsi Data : Sebagai suatu perjanjian beli antara pihak konsumen dengan PT Kurnia Ratu Kencana

  • 64 Alias : SPJBB Aliran Data : Dari Proses 1
  • 0 Proses 2

    Nama Data : Kartu Proses Deskripsi Data : Data mengenai barang yang di produksi Alias :

    0 Proses 4

    Nama Data : Surat Jalan no_design, no_warna, packing, pengiriman, lebar, courses, grmasi, roll, kgs, mtr, benang, total_kg Deskripsi Data : sebagai tanda bukti bahwa barang yang dipesan Alias :

    Nama Data : Nota Deskripsi Data : sebagai bukti barang transaksi jual beli barang Alias :

    Penyusunan basis data berlandaskan kamus data yang telah dibahas sebelumnya

    Pada skema database ini akan dibahas Normalisasi, Entity-Relationship Diagram (ERD), Relasi Tabel, Struktur File dan kodefikasi Normalisasi Normalisasi adalah untuk menghilangkan penggandaan penyimpanan filefile yang sama

    Adapun bentuk normalisasi sistem informasi pengolahan dan penjualan barang adalah sebagai berikut: 1

    Bentuk Tidak Normal Berikut ini merupakan normalisasi sistem informasi pengolahan dan penjualan barang bentuk tidak normal atau Un Normalized Form (UNF) yaitu:

    Bentuk Normal Pertama (1 st NF) Dalam normalisasi sistem informasi pengolahan dan penjualan barang bentuk bormal pertama atau First Norm Form (1NF) yaitu : #N1 no_order, tanggal, pelanggan, kode_pelanggan, alamat_pengiriman, kode_sales, nama_sales, unit, status, memo, berat, pengiriman_terakhir, tipe_pembayaran, batas_waktu_pembayaran, mata_uang, ppn, dp, discount, kode_katun, nama_katun, no_warna, warna, jumlah_roll, jumlah_kg, harga, no_kp, tanggal_kp, no_design, nama_kain, packing, pengiriman, lebar, courses, gramasi, roll, kgs, mtr, benang, roll1, roll2, roll3, roll4, roll5, roll6, roll7, roll8, roll9, roll10, total_kg 3

    Bentuk Normal Kedua (2 nd NF) Dalam normalisasi sistem informasi pengolahan dan penjualan barang normal kedua atau Second Norm Form (2NF) yaitu: #N2 T_Pemesanan *no_order, tanggal, pelanggan, kode_pelanggan, alamat_pengiriman, kode_sales, nama_sales, unit, status, memo, berat, pengiriman_terakhir, tipe_pembayaran,

  • 67 batas_waktu_pembayaran, mata_uang, ppn, dp, discount, kode_katun, nama_katun, no_warna, warna, jumlah_roll, jumlah_kg, harga T_produksi *no_kp, tanggal_kp, no_sj, no_order, no_design, nama_kain, packing, pengiriman, lebar, courses, gramasi, roll, kgs, mtr, benang, roll1, roll2, roll3, roll4, roll5, roll6, roll7, roll8, roll9, roll10, total_kg 4
  • Bentuk Normal Ketiga (3 nd NF) Dalam normalisasi sistem informasi pengolahan dan penjualan barang bentuk normalisasi ketiga yaitu : #N3 T_pemesanan *no_order, tanggal, **kode_pelanggan, **kode_sales, unit, status, memo, berat, pengiriman_terakhir, tipe_pembayaran, batas_waktu_pembayaran, mata_uang, ppn, dp, discount, **kode_katun, **no_warna, jumlah_roll, jumlah_kg, harga T_pelanggan *kode_pelanggan, pelanggan, alamat_pengiriman T_sales *kode_sales, nama_sales T_katun *kode_katun, nama_katun T_warna *no_warna, warna

  • 68 T_produksi *no_kp, tanggal_kp, no_sj, **no_order, **kode_pelanggan, **no_design, **no_warna, packing, pengiriman, lebar, courses, grmasi, roll, kgs, mtr, benang, roll1, roll2, roll3, roll4, roll5, roll6, roll7, roll8, roll9, roll10, total_kg T_kain *no_design, nama_kain Relasi Tabel Model basis data Relational sering disebut sebagai model relational atau basis data relasional, model basis data menunjukkan suatu cara mekanisme yang digunakan untuk mengelola atau mengorganisasi data secara fisik
  • Adapun saling keterkaitan antar tabel atau relasi tabel digunakan dalam sistem informasi penjualan barang di PT Kurnia Ratu kencana adalah sebagai berikut:

  • 69 T_Pemesanan no_order * kode_pelanggan ** kode_sales ** kode_katun ** no_warna ** unit status memo berat pengiriman_terakhir tipe_pembayaran batas_waktu_pembayaran mata_uang ppn dp discount jumlah_roll jumlah_kg harga T_Katun kode_katun * nama_katun T_Sales kode_sales * nama_sales T_Pelanggan kode_pelanggan * pelanggan alamat_pengiriman T_Kain no_design * nama_kain T_Warna no_warna * warna T_Produksi no_kp * no_order ** kode_pelanggan ** no_design ** no_warna ** packing pengiriman lebar courses grmasi roll kgs mtr benang roll1 roll2 roll3 roll4 roll5 roll6 roll7 roll8 roll9 roll10 total_kg Gambar 4
  • 8 Tabel Relasi Entity Relationship Diagram Diagram E-R pada sistem informasi penjualan barang di PT Kurnia Ratu kencana adalah sebagai berikut:
  • 70 Gambar 4
  • 9 Entity Relational Diagram Stuktur File Pada tahapan perancangan struktur file ini akan dijelaskan mengenai perancangan basis data yang akan digunakan, dan terlebih dahulu akan melakukan penyusunan tabel data yang sesuai dengan kelas datanya
  • Penyusunan tabel ini pada dasarnya digunakan untuk memudahkan dalam pemasukan dengan penyimpanan data yang sesuai dengan kelompok dari data atau informasi tersebut

    Struktur file dari sistem informasi pengolahan dan penjualan barnag adalah sebagai berikut :

    Struktur file pemesanan Nama File Media Primary Key : T_Pemesanan

    dbo : Hardisk : no_order Tabel 4

    Struktur file pelanggan Nama File Media Primary Key : T_Pelanggan

    dbo : Hardisk : kode_pelanggan Tabel 4

    Struktur file sales Nama File Media Primary Key : T_Sales

    dbo : Hardisk : kode_sales Tabel 4

    Struktur file katun Nama File Media Primary Key : T_katun

    dbo : Hardisk : kode_sales Tabel 4

    Struktur file warna Nama File Media Primary Key : T_warna

    dbo : Hardisk : no_warna Tabel 4

    Struktur file produksi Nama File Media Primary Key : T_Produksi

    Struktur file kain Nama File Media Primary Key : T_Kain

    dbo : Hardisk : no_design Tabel 4

    Kodefikasi Kodefikasi ini dibuat untuk mengidentifikasi suatu objek secara singkat, dengan adanya sistem kodefikasi ini diharapkan dapat mengklarifikasi data, memasukan data ke dalam komputer dan untuk mengambil data

    yang bertujuan mempermudah dalam memasukan dan pencarian data

    Adapun pengkodean tersebut diantaranya: 1

    Kode Sales Kode sales terdapat 6 (enam) digit

    Untuk lebih jelasnya mengenai pengkodean ini adalah sebagai berikut : XX

    Untuk lebih jelasnya mengenai pengkodean ini adalah sebagai berikut : XX XX XX XXX A B C D'Keterangan : A = Menyatakan jenis kode produksi B = Menyatakan bulan produksi C = Menyatakan tahun produksi C = Menyatakan no urut produksi

  • 76 Contoh : KP Artinya KP adalah singkatan dari kode produksi, 1109 menyatakan bulan dan tahun produksi barang dengan no urut produksi ke Kode Pesanan (Nota ) Kode Produksi terdapat 9 (sembilan) Sembilan
  • Untuk lebih jelasnya mengenai pengkodean ini adalah sebagai berikut : XXX XX XX XXX A B C D'Keterangan : A = Menyatakan jenis kode penjualan/pesanan B = Menyatakan bulan pesanan C = Menyatakan tahun pesanan C = Menyatakan no urut pesanan Contoh : ORD Artinya ORD adalah singkatan dari pesanan, 1109 menyatakan bulan dan tahun pesanan barang dengan no urut produksi ke Kode Pelanggan Kode pelanggan terdapat 6 (enam) digit

    Untuk lebih jelasnya mengenai pengkodean ini adalah sebagai berikut : XX

    Kode Warna Kode warna terdapat 6 (enam) digit

    Untuk lebih jelasnya mengenai pengkodean ini adalah sebagai berikut : XX

    Untuk lebih jelasnya mengenai pengkodean ini adalah sebagai berikut : XX

    Skema proses ini berfungsi untuk persiapan membuat perangkat lunak sistem informasi pengolahan dan penjualan barang di PT Kurnia Ratu Kencana

    Gambar 4

    Perancangan input merupakan desain yang dirancang untuk menerima masukan dari pengguna sistem

    Rancangan Masukan ini harus dapat memberikan penjelasan bagi pemakainya, baik dari bentuk maupun dari masukan-masukan yang akan diisi

    Design Form Login Sebelum masuk ke dalam menu, pengguna harus mengisi Login terlebih dahulu, yang rancangannya adalah sebagai berikut:

  • 79 Gambar 4
  • 11 Rancangan Menu Login Menu login ini diguanakan untuk otorisasi terhadap pemakai (user)
  • Menu ini akan meminta UserId dan Password sebelum masuk ke sistem, apabila password tidak sesuai maka sistem akan meminta isi ulang, namun apabila UserId atau UserName tidak sesuai maka menu login akan tertutup untuk diakses

    Selanjutnya apabila UserName dan Password benar maka user akan dapat masuk ke dalam sistem seperti berikut: 2

    Design Form Menu Dalam perancangan tampilan menu terdapat enam bagian yaitu file, input data, master, report dan about me

    Gambar 4

    Design Form Input Data Pesanan Untuk menginput data pesanan oleh bagian sales dari pelanggan dapat dilihat pada gambar sebagai berikut : Gambar 4

    Design Form Input Data Produksi Setelah bagian sales menginputkan data pesanan, kemudian memo pesanan yang sudah dicetak bagian sales diberikan kepada bagian produksi untuk di inputkan kartu proses

    Design Form Surat Jalan Design form surat jalan sebagai surat pengantar kepada pelanggan, dibuat oleh bagian gudang, rancangan formnya adalah sebagai berikut : Gambar 4

    Design Form Setting User Perancangan form untuk menginput dan mengolah setting user

    Gambar 4

    Design Form Data Sales Perancangan form untuk menginput dan mengolah data sales

    Gambar 4

    Design Form Data Kain Perancangan form untuk menginput dan mengolah data kain

    Design Form Data Warna Perancangan form untuk menginput dan mengolah data warna kain

    Gambar 4

    Design Form Data Katun Perancangan form untuk menginput dan mengolah data kain katun

    Gambar 4

    Design Form Data Pelanggan Perancangan form untuk menginput dan mengolah data pelanggan

    TCP/ IP (Trasmission Control Protocol/ Internet Protocol) merupakan protokol standard internet yang digunakan untuk melakukan koneksi ke internet protokol

    Tujuan dibangunnya suatu jaringan komputer adalah membawa informasi secara tepat dan tanpa adanya kesalahan dari sisi pengirim (transmisi) menuju ke sisi penerima (receiver) melalui media komunikasi

    Arsitektur jaringan pada penerapan sistem informasi pengolahan dan penjualan barang di Kurnia Ratu Kencana yaitu :

    Menggunakan jaringan komputer yaitu LAN (Local Area Network)

    Topologi jaringannya menggunakan Topologi Bus yang mana digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan