PDF latar belakang masalah perekonomian indonesia, -BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Pembangunan ekonomi - BAB I PENDAHULUAN. kondisi ekonomi dan politik dalam suatu negara. Informasi yang diperoleh dari
Wait Loading...


PDF :1 PDF :2 PDF :3 PDF :4 PDF :5 PDF :6 PDF :7 PDF :8


Like and share and download

BAB I PENDAHULUAN. kondisi ekonomi dan politik dalam suatu negara. Informasi yang diperoleh dari

BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Pembangunan ekonomi

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Aktivitas investasi merupakan aktivitas yang dihadapkan pada berbagai macam resiko dan ketidakpastian yang seringkali sulit diprediksikan oleh para investor.

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Aktivitas investasi merupakan aktivitas yang dihadapkan pada berbagai macam resiko dan ketidakpastian yang seringkali sulit diprediksikan oleh para investor. PDF 1 BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Perekonomian eprints ums ac id 28015 3 04 BAB I pdf PDF BAB I PENDAHULUAN 1 1 Latar Belakang Pertumbuhan ekonomi scholar unand ac id 8998 2 2 20BAB 201 pdf PDF

Related PDF

1 BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Perekonomian

[PDF] 1 BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Perekonomian eprints ums ac id 28015 3 04 BAB I pdf
PDF

BAB I PENDAHULUAN 11 Latar Belakang Pertumbuhan ekonomi

[PDF] BAB I PENDAHULUAN 1 1 Latar Belakang Pertumbuhan ekonomi scholar unand ac id 8998 2 2 20BAB 201 pdf
PDF

BAB I PENDAHULUAN 11 Latar Belakang Kondisi ekonomi di

[PDF] BAB I PENDAHULUAN 1 1 Latar Belakang Kondisi ekonomi di eprints ung ac id 2015 1 2 61201 931411089 bab1 08122015124944 pdf
PDF

1 BAB 1 PENDAHULUAN 11 Latar Belakang Kondisi ekonomi

[PDF] 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1 1 Latar Belakang Kondisi ekonomi lib ui ac id file?file=digital 127038 6658 Pendahuluan pdf
PDF

BAB I PENDAHULUAN 11 Latar Belakang Perkembangan ekonomi

[PDF] BAB I PENDAHULUAN 1 1 Latar Belakang Perkembangan ekonomi repository unpas ac id 5264 3 4 20BAB 20I pdf
PDF

BAB I PENDAHULUAN 11 Latar Belakang Kondisi ekonomi suatu

[PDF] BAB I PENDAHULUAN 1 1 Latar Belakang Kondisi ekonomi suatu etd repository ugm ac id S1 2016 254034 introduction pdf
PDF

BAB I PENDAHULUAN A LATAR BELAKANG - Eprints UMM

[PDF] BAB I PENDAHULUAN A LATAR BELAKANG Eprints UMMeprints umm ac id 24486 jiptummpp gdl ririserist 38283 2 babi pdf
PDF

BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Pembangunan ekonomi

[PDF] BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Pembangunan ekonomi eprints umm ac id 2 jiptummpp gdl trisyamega 48454 2 babi pdf
PDF

No.606, 2010 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM. Dana Alokasi Khusus. Infrastruktur. Juknis. PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15/PRT/M/2010 TENTANG PETUNJUK

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No 672, 2018 KEMENPU PR Perumahan Murah Pencabutan PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN? Menimbang a bahwa Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 881) ?

BUPATI BANYUWANGI PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 21 TAHUN 2012 TENTANG PERUBAHAN KETIGA ATAS PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 85 TAHUN 2011 TENTANG PENJABARAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH

PDF bupati banyuwangi provinsi jawa timur salinan peraturan bupati jdih banyuwangikab go id perbup Perbup Nomor 47 Tahun 2018 pdf PDF bupati banyuwangi provinsi jawa timur salinan peraturan bupati jdih banyuwangikab go id perbup PERBUP SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA PEMERINTAH

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN TANAH LAUT NOMOR 7 TAHUN 2008 PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANAH LAUT NOMOR 7 TAHUN 2008 TENTANG KEUANGAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI TANAH LAUT, Menimbang : a.

banjarmasin bpk go id wp content uploads 2012 06 LD lembaran daerah kabupaten tanah laut nomor 11 tahun 2013 peraturan daerah kabupaten tanah laut nomor 11 tahun 2013 tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2012 dengan rahmat tuhan yang maha esa bupati tanah laut, menimbang

BUPATI LANDAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI LANDAK,

bupati landak provinsi kalimantan barat - Bapenda Landak

BUPATI LANDAK PERATURAN BUPATI LANDAK NOMOR 17 TAHUN 2013 T E N T A N G PENYEMPURNAAN KEDUA PENJABARAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KABUPATEN LANDAK TAHUN ANGGARAN 2013 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

PDF 1 peraturan daerah kabupaten landak nomor 8 JDIH Kemendagri jdih setjen kemendagri go id files Kab Landak 8 2010 pdf PDF peraturan daerah kabupaten landak nomor 2 JDIH Kemendagri jdih setjen kemendagri go id files Kab Landak

WALIKOTA PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR

download - Pemerintah Provinsi Jawa Timur

WALIKOTA PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN PERATURAN WALIKOTA PROBOLINGGO NOMOR 13 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN WALIKOTA PROBOLINGGO NOMOR 45 TAHUN 2013 TENTANG PENJABARAN ANGGARAN

mengubah Peraturan Daerah Kota Probolinggo Nomor 3 Tahun 2011 tentang Retribusi Daerah daerah Kota Kecil dalam Lingkungan Propinsi Jawa Timur, 1 WALIKOTA PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN PERATURAN DAERAH KOTA PROBOLINGGO NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG 1 WALIKOTA PROBOLINGGO

JURNAL ILMIAH RANGGAGADING Volume 8 No. 1, April 2008 : 9-16 PENERAPAN KEBIJAKAN HARGA TRANSFER BAHAN BAKU UNTUK PENGUKURAN PRESTASI DIVISI PADA PT. HONORIS INDUSTRY Oleh: Bambang Pamungkas* dan Nunuk

PDF analisis pengaruh penetapan harga transfer terhadap kontribusi mahasiswa dinus ac id docs skripsi jurnal 20195 pdf PDF analisis penentuan harga transfer terhadap kontribusi laba antar simki unpkediri ac id mahasiswa file artikel 11 1 01 04 0069 pdf PDF Untitled

BAB III GAMBARAN UMUM

BAB III GAMBARAN UMUM KAWASAN ALUN-ALUN KOTA TANGERANG 31

BAB III GAMBARAN UMUM 3.1 Profil Perusahaan Refals merupakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perusahaan ini bergerak dibidang manufaktur atau tepatnya dibidang konveksi yaitu produksi berbahan jeans

repository uksw edu bitstream 123456789 14288 4 T0 BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 3 1 Sejarah Perusahaan Argo Manunggal Group adalah sebuah organisasi bisnis utama meliputi tekstil, baja, Unggas,Properti, Pertambangan, Energi, pipa PVC, Asuransi, Perkebunan, dll Kelompok ini sangat kompetitif, dan telah sangat sukses

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Sistem Analisis sistem sangat bergantung pada teori sistem umum sebagai sebuah landasan konseptual. Tujuannya adalah untuk memperbaiki berbagai fungsi

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Pada bab ini akan dibahas mengenai analisis dan perancangan sistem aplikasi yang akan dibuat Pokok BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4 4 1 Identifikasi Permasalahan Informasi mengenai perangkat daerah Kota Bengkulu merupakan suatu BAB

BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

1 BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM IV1 Dokumen

BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM.1. Analisis Sistem Yang Berjalan Bab ini diterangkan secara singkat mengenai analisa sistem yang ada di toko sahabat teknik, untuk mempermudah dalam mengetahui kelemahan

PDF BAB IV Analisis dan perancangan sistem ELIB UNIKOMelib unikom ac id jbptunikompp gdl faqihudinn 19643 8 babiv m pdf PDF BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM Analisa sir stikom edu 257 7 BAB 20IV pdf PDF bab

Home back495496497 498499500 Next

BAB I PENDAHULUAN 1

Latar Belakang Penelitian Aktivitas investasi merupakan aktivitas yang dihadapkan pada berbagai macam resiko dan ketidakpastian yang seringkali sulit diprediksikan oleh para investor

Untuk mengurangi kemungkinan resiko dan ketidakpastian yang akan terjadi, investor memerlukan berbagai macam informasi, baik informasi yang diperoleh dari kinerja perusahaan maupun informasi lain yang relevan seperti kondisi ekonomi dan politik dalam suatu negara

Informasi yang diperoleh dari perusahaan lazimnya didasarkan pada kinerja perusahaan

Investor mempunyai tujuan utama dalam menanamkan dananya kedalam perusahaan yaitu untuk mencari pendapatan atau tingkat kembalian investasi (return) baik berupa pendapatan dividen (dividend yield) maupun pendapatan dari selisih harga jual saham terhadap harga belinya (capital gain)

Di sisi lain, perusahaan yang akan membagikan dividen dihadapkan pada berbagai macam pertimbangan antara lain: perlunya menahan sebagian laba untuk re-investasi yang mungkin lebih menguntungkan, kebutuhan dana perusahaan, likuiditas perusahaan, sifat pemegang saham, target tertentu yang berhubungan dengan rasio pembayaran dividen dan faktor lain yang berhubungan dengan kebijakan dividen

Menurut Brigham dan Houston (2011:211) kebijakan dividen perusahaan yang optimal adalah kebijakan yang menghasilkan keseimbangan antara dividen saat ini dan pertumbuhan di masa depan yang memaksimalkan harga saham

Manajer percaya bahwa investor lebih menyukai perusahaan yang mengikuti dividend payout ratio yang stabil

Penelitian ini menggunakan dividend payout ratio (DPR) sebagai variabel dependen dikarenakan DPR pada hakikatnya adalah menentukan porsi keuntungan yang akan dibagikan kepada para pemegang saham, dan yang akan ditahan sebagai bagian dari laba ditahan

Menurut Miller-Modigliani dalam Swastyastu dkk

(2014), telah mengembangkan irrelevant dividend, yang selanjutnya disusul dengan beberapa studi yang membahas tentang pembayaran dividen dan berbagai variasi dalam kebijakan pembayaran dividen dengan memfokuskan pada ketidaksempurnaan pasar

Dividen yang bisa berbentuk kas, aktiva lain, surat atau bukti lain yang menyatakan hutang perusahaan, dan saham, kepada pemegang saham suatu perusahaan sebagai proporsi dari sejumlah saham yang dimiliki oleh pemilik

Sedangkan kebijakan dividen (dividend policy) adalah suatu keputusan untuk menentukan berapa besar bagian dari pendapatan perusahaan yang akan dibagikan kepada para pemegang saham dan yang akan diinvestasikan kembali (reinvestment) atau ditahan (retained) di dalam perusahaan

Tujuan perusahaan adalah kemakmuran pemegang saham, sehingga dividen sangat penting bagi perusahaan terutama perusahaan otomotif yang mengalami imbas yang signifikan akibat adanya krisis moneter di Indonesia

Penelitian ini dilakukan pada perusahaan otomotif yang listed di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan alasan bahwa setelah sempat mengalami penurunan yang signifikan akibat krisis ekonomi tahun 1998, kini industri otomotif di Indonesia

  • mulai mengalami peningkatan
  • Pada tahun 1997 penjualan otomotif sekitar unit namun pada tahun 1998 mengalami penurunan menjadi unit yang diakibatkan krisis moneter

    Namun pada tahun 2000 angka penjualan otomotif terus mengalami peningkatan

    Bahkan pada tahun 2013 penjualan otomotif mencapai 1,22 juta unit kendaraan

    Industri otomotif sangat rentan terhadap perkembangan nilai tukar rupiah dan harga minyak di pasar Internasional

    Namun gejolak fluktuasi rupiah hanya bersifat temporer (Gaikindo, 2013)

    Berikut adalah data penjualan kendaraan bermotor di Indonesia (dalam unit) periode tahun Tabel 1

    Penjualan Kendaraan Bermotor di Indonesia Tahun Volume Volume Tahun (Unit) (Unit) Sumber : GAIKINDO Tingginya laju pertumbuhan industri otomotif dimulai pada saat dibukanya peluang investasi di bidang otomotif pada tahun 1999, yang memperbolehkan para produsen otomotif menguasai sebagian besar saham perusahaan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM)

    Dengan dibukanya peluang investasi ini maka mendorong iklim industri otomotif Indonesia ke persaingan yang tidak sekedar berkonsentrasi memenuhi kebutuhan domestik tetapi juga pasar global

    Prospek pasar lokal dan regional yang menjanjikan, membuat produsen tidak hanya sekedar menjual produknya, tetapi juga mengalihkan dan mengkonsentrasikan industry pabrikasi otomotifnya ke Indonesia

    Hal tersebut mampu meningkatkan investasi dengan tujuan memperluas produksi dan mengefektifkan pasar otomotif di Indonesia

    Dengan semakin banyaknya perusahaan otomotif yang menginvestasikan modalnya di Indonesia maka diharapkan akan membawa perbaikan ekonomi yang lebih baik

    Semakin tinggi tingkat pertumbuhan suatu perusahaan, akan semakin besar tingkat kebutuhan dana untuk membiayai ekspansi

    Semakin besar kebutuhan dana dimasa yang akan datang, akan semakin memungkinkan perusahaan menahan keuntungan dan tidak membayarkannya sebagai dividen

    Oleh karenanya, potensi pertumbuhan perusahaan menjadi faktor penting yang menentukan kebijakan dividen

    Perusahaan juga harus menyediakan modal yang cukup untuk dapat membelanjai pertumbuhannya yang kontiniu dan secara terus menerus guna mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan

    Pada umumnya para investor mempunyai tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraannya yaitu dengan mengharapkan return dalam bentuk dividend maupun capital gain

    Dividen diartikan sebagai pembayaran kepada para pemegang saham oleh pihak perusahaan atas keuntungan yang diperolehnya

    Dividen yang dibayarkan kepada para pemegang saham tergantung kepada kebijakan masing masing perusahaan sehingga memerlukan pertimbangan yang lebih serius dari manajemen perusahaan

    Menurut Andriyani (2008:15) menghubungkan interaksi antara dividend payout ratio dan insider ownership

    Untuk menunjukkan ketidaksimetrisan antara

    pemilik (insiders) dan investor luar

    Keputusan finansial perusahaan dan insider ownership memiliki ketergantungan satu dengan yang lainnya

    Disebutkan beberapa faktor yang berpengaruh pada pembayaran dividen antara lain: insider, debt, business risk, return on asset tahun sebelumnya, growth dan investment

    Dividend payout ratio perusahaan juga sangat dipengaruhi oleh keputusan dari pemilik (insider) hal itu dikarenakan informasi yang dimiliki oleh insider mengenai rencana rencana perusahaan yang akan datang sangat lengkap, maka akan membawa pengaruh yang besar terhadap kepentingannya dalam menetapkan kebijakan dividen

    Untuk itu semakin besar kepemilikan insider berarti semakin kecil biaya agen, dan semakin besar kekuatan dalam menentukan kebijakan dividen

    Menurut Andriyani (2008:16) berdasarkan respon survey, para manajer memberikan perhatian pada stabilitas dividen dalam proses keputusan dividend payout ratio

    Dividend payout ratio suatu perusahaan akan memperlihatkan dua pihak yang berkepentingan dan saling bertentangan, yaitu kepentingan para pemegang saham dengan dividen yang dimiliki, dan kepentingan perusahaan dengan laba ditahan yang diputuskan, di samping itu juga kepentingan bondholder yang dapat mempengaruhi besarnya dividen yang dibayarkan

    Dividen yang dibayarkan kepada pemegang saham tergantung kepada kebijakan masing-masing perusahaan, sehingga memerlukan pertimbangan yang lebih serius dari manajemen perusahaan

    Penelitian ini mencoba mengembangkan beberapa faktor yang berpengaruh dengan dividend payout ratio dari perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan alasan karena adanya ketidakkonsistenan dividend payout

    ratio pada perusahaan otomotif yang terdaftar di BEI periode tahun , dimana pada tahun 2009 DPR sebesar 38,67%, namun pada tahun 2010 menurun menjadi sebesar 24,52%, pada tahun 2011 meningkat menjadi sebesar 47,56%, pada tahun 2012 menurun menjadi sebesar 37,34% dan pada Tahun 2013 meningkat menjadi sebesar 86,07%

    Secara lebih khusus studi ini menginvestigasi hubungan dan besarnya pengaruh pertimbangan manajemen atas variabel-variabel cash ratio, perbandingan antara kewajiban dengan modal (debt to equity ratio), insider ownership (persentase kepemilikan saham oleh insider), Investment opportunity Set (IOS) dan ROA, terhadap dividend payout ratio (DPR)

    Tabel 1

    Reasearch GAP Penelitian Terdahulu Pengaruh Cash Ratio, Debt to Equity Ratio, Insider Ownership, Investment Opportunity Set, Return On Assets Terhadap Dividend Payout Ratio (DPR) Pengaruh Terhadap DPR Cash Ratio (CR) Debt to Equity Ratio (DER) Insider Ownership (IO) Investment Opportunity Set (IOS) Return On Assets (ROA) Pengaruh (+) Pengaruh (-) Tidak Signifikan Latiefasari (2011) Pasaribu dkk

    (2014) Latiefasari (2011) Putri (2013) Swastyastu dkk

    (2014) Sumber : Penelitian terdahulu Alasan penelitian ini menggunakan lima variabel independen dikarenakan adanya fenomena gap dari data empiris

    Data empiris mengenai variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: Dividend Payout Ratio, Cash Ratio,

    Debt to Equity Ratio, Insider Ownership, Investment Opportunity Set, dan Return On Assets dapat dilihat pada tabel 1

    Tabel 1

    Data Rata-rata Rasio Keuangan Perusahaan Otomotif Periode Variabel Cash Ratio (%) 21,33 20,12 23,53 14,06 47,34 DER (%) 2,42 1,72 1,03 1,01 0,91 Insider Ownership (%) 5,70 5,67 8,87 8,83 6,58 IOS (%) 0,01 0,03 0,03 0,02 0,01 ROA (%) 13,89 14,55 12,49 12,49 7,70 Dividend Payout (%) 38,67 24,52 47,56 37,34 86,07 Sumber: ICMD Tabel 1

    menunjukkan bahwa besarnya nilai rata-rata dividend payout ratio per tahun dari tahun pada perusahaan otomotif menunjukkan trend yang fluktuatif, ketidakkonsistenan data variable dividend payout ratio diikuti oleh kelima variabel independen (cash ratio, debt to equity ratio, insider ownership, investment opportunity set, dan return on assets)

    Berdasarkan pertimbangan dan tujuan investasi dari investor, maka perlu dilakukan perluasan penelitian untuk menguji pengaruh cash ratio, debt to equity ratio, insider ownership, investment opportunity set, dan Return On assets terhadap kebijakan dividen yang diukur melalui dividend payout ratio yang didasarkan pada kebijakan yang ditempuh oleh manajemen perusahaan

    Berdasarkan pokok-pokok pemikiran tersebut, maka penulis tertarik untuk menguji pengaruh cash ratio, debt to equity ratio, insider ownership, investment opportunity set, dan return on assset terhadap kebijakan dividen, yang dituangkan dalam judul Analisis Pengaruh Cash Ratio, Debt to Equity Ratio, Insider

    Ownership, Investment Opportunity Set, Return on Asset Terhadap Kebijakan Dividen Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1

    Bagaimana pengaruh cash ratio terhadap dividend payout ratio pada perusahaan otomotif di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun ? 2

    Bagaimana pengaruh debt to equity ratio terhadap dividend payout ratio pada perusahaan otomotif di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun ? 3

    Bagaimana pengaruh insider ownership terhadap dividend payout ratio pada perusahaan otomotif di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun ? 4

    Bagaimana pengaruh investment opportunity set terhadap dividend payout ratio pada perusahaan otomotif di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun ? 5

    Bagaimana pengaruh return on assets terhadap dividend payout ratio pada perusahaan otomotif di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun ? 1

    Maksud dan Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka maksud dan tujuan dari penelitian ini adalah: 1

    Menganalisis pengaruh cash ratio terhadap dividend payout ratio pada perusahaan otomotif di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun

    Menganalisis pengaruh debt to equity ratio terhadap dividend payout ratio pada perusahaan otomotif di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun Menganalisis pengaruh insider ownership terhadap dividend payout ratio pada perusahaan otomotif di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun Menganalisis pengaruh investment opportunity set terhadap dividend payout ratio pada perusahaan otomotif di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun Menganalisis pengaruh return on assets terhadap dividend payout ratio pada perusahaan otomotif di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun Kegunaan Penelitian 1

    Kegunaan Pengembangan Ilmu 1

    Dapat bermanfaat bagi pengembangan teori untuk bidang ilmu akuntansi terutama dalam akuntansi keuangan dan manajemen keuangan

    Dapat bermanfaat untuk mengaplikasikan berbagai teori yang telah dipelajari, serta menambah wawasan tentang cash ratio, debt to equity ratio, insider ownership, investment opportunity set, return on asset dan kebijakan dividen

    Dapat bermanfaat dan memperkaya khazanah ilmu pengetahuan dan pengembangan di bidang ilmu ekonomi yang berkaitan dengan ilmu ekonomi investasi, khususnya mengenai perilaku cash ratio, debt to equity

    ratio, insider ownership, investment opportunity set, return on asset terhadap kebijakan dividen

    Dapat menjadi bukti empiris serta memberikan kontribusi tambahan terhadap penelitian-penelitian yang telah ada, serta bahan referensi bagi penelitian-penelitian selanjutnya Kegunaan Operasional a

    Untuk Penulis 1) Dapat mengetahui dan mendapatkan wawasan dalam mengenai pengaruh cash ratio, debt to equity ratio, insider ownership, investment opportunity set, return on assets terhadap dividend payout ratio

    Bagi Investor Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan dalam mempertimbangkan pembuatan keputusan untuk membeli dan menjual saham sehubungan dengan harapannya terhadap dividen yang didapatkan

    Bagi Perusahaan Hasil temuan ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan dalam pembuatan keputusan terhadap dividen yang akan dibagikan agar dapat memaksimumkan nilai perusahaan

    Untuk Kemajuan Indonesia Hasil penelitian diharapkan dapat dipergunakan sebagai masukan atau bahan pembanding bagi peneliti lain yang melakukan penelitian sejenis ataupun penelitian yang lebih luas Lokasi dan Waktu Penelitian Lokasi Penelitian Penelitian dilakukan pada perusahaan otomotif yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode , dengan data-data yang diperoleh dari website dan Indonesia Capital Market Directory (ICMD) Waktu Penelitian Adapun waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2014 sampai dengan bulan Januari 2015