PDF -BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Keberhasilan suatu - BAB I PENDAHULUAN. Keberhasilan suatu perusahaan dalam menjalankan usaha dan kegiatan
Wait Loading...


PDF :1 PDF :2 PDF :3 PDF :4 PDF :5 PDF :6 PDF :7 PDF :8


Like and share and download

BAB I PENDAHULUAN. Keberhasilan suatu perusahaan dalam menjalankan usaha dan kegiatan

BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Keberhasilan suatu

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Keberhasilan suatu perusahaan dalam menjalankan usaha dan kegiatan operasinya tentu saja dipengaruhi oleh banyak faktor. Pemeliharaan hubungan yang baik di

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Keberhasilan suatu perusahaan dalam menjalankan usaha dan kegiatan operasinya tentu saja dipengaruhi oleh banyak faktor. Pemeliharaan hubungan yang baik di PDF BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Keberhasilan suatu eprints ums ac id 32007 2 BAB 20I pdf PDF BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Keberhasilan suatu eprints ums ac id 50438 2 BAB 20I pdf PDF 1 BAB I PENDAHULUAN 1

Related PDF

BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Keberhasilan suatu

[PDF] BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Keberhasilan suatu eprints ums ac id 32007 2 BAB 20I pdf
PDF

BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Keberhasilan suatu

[PDF] BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Keberhasilan suatu eprints ums ac id 50438 2 BAB 20I pdf
PDF

1 BAB I PENDAHULUAN 11 Latar Belakang - repo unpas

[PDF] 1 BAB I PENDAHULUAN 1 1 Latar Belakang repo unpasrepository unpas ac id 27874 4 BAB 1 pdf
PDF

1 BAB I PENDAHULUAN 11 Latar Belakang Keberhasilan suatu

[PDF] 1 BAB I PENDAHULUAN 1 1 Latar Belakang Keberhasilan suatu sinta ukdw ac id sinta resources sintasrv getintro intro pdf
PDF

1 BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Kesuksesan sebuah

[PDF] 1 BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Kesuksesan sebuah eprints stainkudus ac id 239 4 4 20BAB 20I pdf
PDF

1 BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Keberhasilan suatu

[PDF] 1 BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Keberhasilan suatu eprints stainkudus ac id 1963 4 4 20BAB 20I pdf
PDF

1 BAB I PENDAHULUAN 11 Latar Belakang Keberhasilan

[PDF] 1 BAB I PENDAHULUAN 1 1 Latar Belakang Keberhasilan repository maranatha edu 23290 3 1051221 Chapter1 pdf
PDF

BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Keberhasilan suatu

BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Keberhasilan suatu perusahaan dalam melakukan aktivitasnya selalu didukung dengan adanya manajemen kerja
PDF

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Peran Koperasi dirasa semakin penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Di Indonesia, Koperasi diharapkan mampu menjadi soko guru perekonomian. Koperasi

1 BAB I PENDAHULUAN 1 1 Latar Belakang Perkembangan kehidupan manusia yang semakin maju serta teknologi yang ikut berkembang pesat diharap? PENDAHULUAN 1 1 Latar Belakang Masalah Dalam beberapa tahun terakhir ini, teknologi komputer telah berkembang sangat pesat Perkembangan?

BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Laporan Keuangan Definisi laporan keuangan banyak dikemukakan beberapa ahli dan salah satunya Prof. Dr. Ridwan S. Sundjaja, Drs., M.S.B.A., & Dra. Inge Berlian, Ak,

PDF BAB II LANDASAN TEORI A Pengambilan Keputusan (Decision etheses uin malang ac id 1772 5 09410127 Bab 2 pdf PDF bab ii landasan teori repo unpasrepository unpas ac id 28072 4 BABB2 pdf PDF bab ii landasan teori Core

BAB I PENDAHULUAN 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Jasa audit mencakup pemerolehan dan penilaian bukti yang mendasari laporan keuangan historis suatu entitas yang berisi asersi yang dibuat oleh manajemen

1 BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Masalah Kalau kita melihat perkembangan perekonomian di era globalisasi ini, semakin banyak bermunculan? 1 BAB I PENDAHULUAN 1 1 LATAR BELAKANG MASALAH Perkembangan sekolah di Surakarta sangatlah pesat baik itu negeri maupun

-1- SALINAN PERATURAN KEPALA LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2016 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA BALAI PENELITIAN TEKNOLOGI BAHAN ALAM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA Pembangunan Lima Tahun V yang tercantum dalam Pasal 5 ayat (1), Pasal 20 ayat (1), dan Pasal 23 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA tinggi agama Islam yang berkualitas; 20 1 0 Nomo r 23

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BENGKALIS NOMOR 06 TAHUN 2005 TENTANG PEMBENTUKAN ORGANISASI DAN TATA KERJA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN BENGKALIS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BENGKALIS, Menimbang

hukum unsrat ac id perda perdabengkalis2004 4 pdf PEMERINTAH KABUPATEN BENGKALIS PERATURAN DAERAH KABUPATEN BENGKALIS NOMOR 04 TAHUN 2004 TENTANG PENEMPATAN TENAGA KERJA LOKAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BENGKALIS, Menimbang a bahwa pada dasarnya Tenaga Kerja Lokal yang belum secara optimal dimanfaatkan oleh

BUPATI ACEH UTARA PROVINSI ACEH PERATURAN BUPATI ACEH UTARA NOMOR 26 TAHUN 2017 TENTANG SUSUNAN, KEDUDUKAN, TUGAS, FUNGSI, DAN TATA KERJA SEKRETARIAT MAJELIS ADAT ACEH KABUPATEN ACEH UTARA BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

PDF 1 BUPATI ACEH UTARA PROVINSI ACEH PERATURAN BUPATI acehutara go id 15 20DINAS 20LINGKUNGAN 20HIDUP 20DAN 20KEBERS PDF BUPATI ACEH UTARA PROVINSI ACEH PERATURAN BUPATI acehutara go id wp content DINAS 20PERTANAHAN pdf PDF bupati aceh

SALINAN BUPATI BELITUNG PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG PERATURAN BUPATI BELITUNG NOMOR 65 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, TUGAS DAN FUNGSI, SERTA TATA KERJA STAF AHLI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

ditjenpp kemenkumham go id files ld 2015 Perda Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Desa Selindung (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 163, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4792); 11 Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 4 Tahun 2012 tentang Pelestarian Adat Istiadat dan Pemberdayaan

BUPATI SUKOHARJO PERATURAN BUPATI SUKOHARJO NOMOR 61 TAHUN 2008

PEMERINTAH KABUPATEN SUKOHARJO - ditjenppkemenkumhamgoid

BUPATI SUKOHARJO PERATURAN BUPATI SUKOHARJO NOMOR 61 TAHUN 2008 TENTANG PENJABARAN TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL PADA KANTOR PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KABUPATEN SUKOHARJO BUPATI

semarang bpk go id wp Sukoharjo Nomor 9 Tahun 2016 pdf rancangan bupati sukoharjo provinsi jawa tengah peraturan daerah kabupaten sukoharjo nomor 9 tahun 2016 tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran tataruangpertanahan kab kab sukoharjo 14 2011 pdf BUPATI SUKOHARJO PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUKOHARJO NOMOR 14 TAHUN

TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN 21 Review

TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN Tinjauan Pustaka Kelapa sawit didatangkan ke Indonesia pada tahun 1848 dan mulai dibudidayakan secara komersial dalam bentuk

anitamegayanti files wordpress 2010 07 tesis LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRAN 2 1 Tinjauan Pustaka Menurut Bodnar dan Hopwood (1995) dalam Nasution (2004) ada tiga komponen utama yang berkaitan dengan penerapan TI berbasis komputer yaitu a Perangkat keras (hardware) b Perangkat lunak (software) c

Home back440441 442443444445 Next
1

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Keberhasilan suatu perusahaan dalam menjalankan usaha dan kegiatan operasinya tentu saja dipengaruhi oleh banyak faktor. Pemeliharaan hubungan yang baik di antara manajemen dan para pekerja merupakan salah satu faktor penting bagi keberhasilan suatu perusahaan. Dengan adanya Hubungan yang baik antara manajemen dengan karyawan maka tentu saja dapat meningkatkan loyalitas terhadap perusahaan, sehingga dengan loyalitas yang tinggi tersebut para karywan akan selalu berusaha memberikan hasil yang terbaik bagi perusahaan. Mungkin bagi sebagian perusahaan pemeliharaan hubungan yang baik dengan para karyawannya bukan merupakan hal yang gampang untuk di wujudkan. Gaya kepemimpinan dalam suatu perusahaan tidak jarang menjadi salah satu faktor penghambat dalam mewujudkan hubungan yang baik antara perusahaan dengan para karyawannya. Untuk memelihara hubungan yang baik dengan para karyawan, salah satu cara yang dapat dilakukan pihak manajemen perusahaan misalnya dengan memperhatikan masalah gaji dan upah. Tidak dapat dipungkiri bahwa bagi sebagian orang khususnya karyawan, gaji maupun upah merupakan tujuan mereka dalam bekerja. Semakin besar gaji atau upah yang diterima seorang karyawan, maka kinerja yang dihasilkan oleh karyawan tersebut juga cenderung semakin meningkat, dan pada akhirnya dengan meningkatnya kinerja karyawan tersebut 1

2


maka diharapkan efisiensi dan efektifitas kegiatan operasional perusahaan dapat tercapai. Tingkat gaji yang cukup baik tentu saja bukan satu-satunya hal yang dapat memotivasi kinerja karyawan. Akan tetapi hal lain yang juga perlu mendapat perhatian serius dari perusahaan selain masalah tingkat gaji adalah masalah ketepatan waktu dalam melakukan pembayaran gaji karyawan. Pemberian kompensasi yang tepat, serta ketepatan waktu pembayaran gaji dan upah diharapkan dapat memberikan kepuasan serta mampu untuk memotivasi karyawan dalam melakukan suatu pekerjaan yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka perusahaan memerlukan manajemen yang dapat melaksanakan fungsinya dengan baik, yaitu manajemen yang mampu menciptakan, menjalankan, dan mengawasi sistem pengendalian terhadap kegiatan operasional perusahaan. Agar fungsi dan kegiatan operasional dalam perusahaan dapat berjalan dengan baik, terlebih dahulu diperlukan informasi mengenai data baik financial maupun non-financial. Sebelum diterapkan dalam kegiatan operasional perusahaan, harus ada interpretasi dari informasi tersebut agar informasi dapat bermanfaat sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. Hal tersebut dapat dilakukan oleh orang yang benar-benar mengerti tentang bidang tersebut, cakap, serta memiliki pandangan dan wawasan yang luas mengenai kondisi perusahaan. Untuk itu manajemen perusahaan membutuhkan bantuan seorang controller untuk mengarahkan transaksi dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Controller diharapkan dapat menyediakan laporan, analisis, rekomendasi, serta mekanisme dan pengendalian mengenai aktivitas operasi yang ada di 2

3


perusahaan secara akurat yang dapat membantu pihak manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan, serta dapat melakukan tindakan yang efektif dan efisien dalam semua aktivitas perusahaan termasuk didalamnya adalah aktivitas pengendalian penggajian dan upah. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa angkutan darat. Sebagai perusahaan yang besar dan merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), tentu saja perusahaan ini memiliki jumlah karyawan yang cukup banyak, sehinggga perlu keseriusan dari pihak manajemen dalam pengelolaan sumber daya manusia, khususnya sistem penggajian dan pengupahan, agar tujuan yang telah ditetapkan perusahaan dapat tercapai secara efisien dan efektif. Atas dasar latar belakang tersebut maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai peran controller dalam penggajian dan pengupahan, dengan judul: Analisa Peranan Controller Dalam Mendukung Ketepatan Pembayaran Gaji dan Upah Karyawan (Studi Kasus Pada PT Kereta Api Indonesia). 1.2 Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dipaparkan di atas,maka penulis mengidentifikasi beberapa masalah sebagai berikut: 1. Bagaimana pelaksanaan pengendalian penggajian dan upah yang telah diterapkan oleh perusahaan? 3

4


2. Apakah peranan controller dalam pengendalian penggajian dan upah dapat meningkatkan keakuratan dan ketepatan pembayaran gaji dan upah. 1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian Maksud dari penelitian yang penulis lakukan adalah untuk mengetahui sejauh mana peranan controller dalam penggajian, khususnya dalam mendukung ketepatan pembayaran gaji dan upah karyawan. Tujuan yang ingin dicapai penulis dalam melakukan penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui dan mempelajari bagaimana pelaksanaan pengendalian penggajian dan upah yang dilaksanakan oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero) - Bandung. 2. Untuk mengetahui apakah pelaksanaan pengendalian penggajian dan upah yang dilakukan oleh controller pada PT. Kereta Api Indonesia (Persero) - Bandung, dapat menunjang keakuratan perhitungan serta ketepatan pembayaran gaji dan upah karyawan. 1.4 Kegunaan Penelitian Melalui penelitian ini besar harapan Penulis semoga penelitian ini bisa memberikan manfaat dan dapat menjadi sumber bacaan yang berguna bagi pihakpihak yang membutuhkan, diantaranya: 4

5


1. Bagi penulis a. Diharapkan dapat menambah wawasan, pengetahuan, serta pengalaman penulis khususnya mengenai bagaimana pengendalian penggajian dan upah yang dilakukan oleh suatu perusahaan. b. Dapat mengetahui bagaimana peran controller dalam pengendalian gaji dan upah. c. Dapat membandingkan antara teori yang telah diperoleh penulis selama masa perkuliahan dengan kenyataan yang terdapat dilapangan, dan dapat memperoleh pengalaman tentang bagaimana lingkungan kerja. d. Untuk memenuhi salah satu syarat dalam menempuh sidang sarjana program studi Strata 1, Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi - Bandung. 2. Bagi perusahaan Penulis berharap penelitian ini dapat menyumbangkan pemikiranpemikiran yang dapat berguna bagi perusahaan terutama sebagai dasar untuk mengetahui efektifitas pengendalian gaji dan upah karyawan, serta bagaimana peran controller dalam penggajian dan pengupahan. 3. Bagi pembaca Dapat menambah pengetahuan serta memberikan informasi yang lebih jelas tentang peran controller, dan bisa menambah wawasan serta pengetahuan pembaca mengenai pengendalian penggajian dalam suatu perusahaan. 5

6


1.5 Rerangka Pemikiran Kedinamisan lingkungan dan Perkembangan teknologi yang pesat mau tidak mau menuntut perusahaan untuk peka dan mampu bersaing dalam menjalankan usahanya. Oleh karena itu setiap keputusan yang diambil oleh manajemen harus dipertimbangkan dan dianalisa dengan sebaik-baiknya, agar nantinya keputusan yang telah diambil sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai perusahaan, sehingga dapat mendukung aktivitas dan kegiatan operasional perusahaan menjadi lebih efektif dan efisien. Sistem pengendalian manajemen yang baik dan tepat dapat menjadi salah satu cara untuk mendorong dan memperlancar efektifitas dan efisiensi aktivitas perusahaan, misalnya sistem pengendalian dalam masalah penggajian dan pengupahan yang pembayarannya harus tepat waktu, tepat orang, dan tepat dalam hal jumlah. Dalam suatu perusahaan masalah penggajian dan pengupahan seringkali menjadi prosedur yang cukup kompleks. Gaji merupakan pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan oleh karyawan yang mempunyai jabatan, sedangkan upah umumnya merupakan pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan oleh karyawan pelaksana atau buruh. (Mulyadi, 1993:377) Gaji dan upah diberikan perusahaan kepada karyawan sesuai dengan pengorbanan yang sudah dilakukan. Biasanya gaji dibayarkan secara tetap per bulan, sedangkan upah dibayarkan berdasarkan hari kerja, jam kerja, atau jumlah satuan produk yang dihasilkan oleh karyawan. Untuk memaksimalkan kualitas kerja karyawan dalam masalah penggajian dan upah perlu ada suatu sistem 6

7


pengendalian yang tepat, dalam hal ini diperlukan peran seorang controller dalam pengendalian penggajian dan pengupahan. Oleh karena itu controller diharapakan mampu menjamin bahwa gaji dan upah yang akan dibayarkan kepada karyawan telah dibayarkan pada waktu yang tepat. Menurut James D. Willson dan John B. Campbell dalam bukunya Controllership yang dialihbahasakan oleh Tjintjin F. Tjendera (1994:327) terdapat beberapa kontribusi yang dapat diberikan seorang controller dalam pengendalian, yaitu: 1. Menetapkan prosedur-prosedur untuk membatasi banyaknya pegawai yang dimasukkan dalam daftar gaji dan upah sampai sejumlah yang diperlukan untuk rencana produksi. 2. Menyediakan informasi pra-rencana yang akan dipergunakan dalam menetapkan standar regu kerja dengan menghitung standar jam manusia yang diperlukan untuk program produksi. 3. Melaporkan per jam, per hari, atau per minggu prestasi kerja dari buruh ataupun karyawan yang sebenarnya dibandingkan dengan standarnya. 4. Menetapkan prosedur-prosedur untuk pendistribusian yang cermat dari biaya buruh yang sebenarnya, termasuk pengklasifikasian tenaga kerja yang penting untuk menyediakan analisa biaya tenaga kerja yang informatif. 5. Menyediakan data tentang prestasi pelaksanaan masa yang lalu dalam hubungannya dengan penetapan standar. 7

8


6. Memelihara catatan-catatan yang memadai mengenai standar-standar kerja dan tetap siap terhadap revisi-revisi yang diperlukan. 7. Menyediakan laporan-laporan data tambahan mengenai tenaga kerja, seperti: a. Jam dan biaya premi lembur, untuk pengendalian lembur. b. Jam kerja rata-rata per minggu, penerimaan rata-rata dan data yang serupa untuk negosiasi. c. Analisa terperinci mengenai biaya tenaga kerja yang berada di atas atau di bawah standar. d. Data statistik tentang perputaran tenaga kerja, masa kerja, biaya latihan. Controller merupakan sebutan atau titel yang dipergunakan untuk menunjukkan jabatan kepala departemen akuntansi yang bertanggung jawab untuk bidang statistik dan pengendalian keuangan. Controller diharapkan mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, salah satu tugas dan tanggung jawab khusus dari controller adalah: mengarahkan, pelaporan, dan penganalisaan anggaran operasi perusahaan. (Willson & Campbell, 1994:20) Berdasarkan rerangka pemikiran diatas, maka penulis menarik hipotesis, yaitu: Jika controller berperan baik dalam pengendalian penggajian dan pengupahan, maka dapat meningkatkan keakuratan dan ketepatan pembayaran gaji dan upah karyawan. Hipotesis tersebut dirumuskan sebagai berikut: 8

9


Ho : Tidak ada hubungan yang signifikan antara controller terhadap ketepatan pembayaran gaji dan upah karyawan. H1 : Terdapat hubungan yang signifikan antara controller dengan ketepatan pembayaran gaji dan upah karyawan. 1.6 Metode Penelitian Metode yang penulis gunakan adalah metode penelitian deskriptif analitis, yaitu metode yang bertujuan melukiskan, memaparkan, mencatat, serta melaporkan suatu keadaan, objek atau peristiwa berdasarkan data yang diperoleh. Kemudian data tersebut dianalisis yang bertujuan untuk menggambarkan keadaan suatu perusahaan, serta menginterpretasikan dan menarik kesimpulan berdasarkan penemuan yang diperoleh dari pengumpulan data. Teknik dan cara pengumpulan data yang akan penulis gunakan dalam penelitian untuk menyusun skripsi ini antara lain adalah: 1. Penelitian Lapangan (field Research) Merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara meninjau secara langsung pada perusahaan. Cara ini dapat dilakukan dengan cara: 1.1 Melakukan wawancara langsung kepada pihak-pihak yang terkait dengan masalah yang akan diteliti. 1.2 Melakukan observasi, yaitu pengamatan atau peninjauan secara langsung ke perusahaan mengenai aktivitas-aktivitas yang berhubungan penelitian. 9

10


1.3 Mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada karyawan perusahaan melalui penyebaran kuesioner atau daftar pertanyaan. 2. Studi Kepustakaan (Library Research) Merupakan teknik pengumpulan data dengan menggunakan literatur, referensi yang berhubungan dengan penelitian, yang bertujuan untuk memperoleh informasi tertulis yang dijadikan sebagai dasar untuk mengembangkan penelitian. Adapun metode pengolahan data yang akan penulis gunakan dalam melakukan penelitian untuk penulisan skripsi ini adalah metode analisis regresi. Analisis regresi terutama digunakan untuk tujuan peramalan, dimana dalam analisis ini terdapat dua variabel, yaitu variabel bebas (independent), dan variabel tidak bebas (dependent). Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi variabel lain yang tidak bebas, dalam penelitian ini variabel bebasnya adalah Controller. Sedangkan variabel tidak bebas adalah variabel yang dipengaruhi variabel lain, dalam hal ini variabel tidak bebasnya adalah Keakuratan dan Ketepatan Pembayaran Gaji dan Upah Karyawan. 1.7 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan pada PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Bandung, yang bergerak dalam bidang jasa angkutan darat, dan merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang berlokasi di Perintis Kemerdekaan No.1 - Bandung. 10

11


Adapun lama waktu penelitian yang akan dilakukan diperkirakan kurang lebih 3 bulan, yaitu dari bulan September 2006 sampai bulan Desember