PDF -analisis risiko pembangunan jalan tol pada tahap konstruksi - Kata Kunci : Monte Carlo, manajemen proyek, tracking, penjadwalan, monitoring. Mahasiswa Program Sarjana Teknik Sipil Universitas Brawijaya 2
Wait Loading...


PDF :1 PDF :2


Like and share and download

Kata Kunci : Monte Carlo, manajemen proyek, tracking, penjadwalan, monitoring. Mahasiswa Program Sarjana Teknik Sipil Universitas Brawijaya 2

analisis risiko pembangunan jalan tol pada tahap konstruksi

MONITORING PROYEK DENGAN METODE MONTE CARLO PADA DURASI PEKERJAAN (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung Bank Muamalat Indonesia Cabang Malang) M. Azharul Fikri 1), Saifoe El Unas 2), Dr. Eng. Achfas Zacoeb

MONITORING PROYEK DENGAN METODE MONTE CARLO PADA DURASI PEKERJAAN (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung Bank Muamalat Indonesia Cabang Malang) M. Azharul Fikri 1), Saifoe El Unas 2), Dr. Eng. Achfas Zacoeb PDF aplikasi simulasi monte carlo dalam estimasi biaya proyek jurnalsmartek files wordpress 4 adnan so edit nop 2008 pdf PDF analisis risiko pembangunan jalan tol pada tahap konstruksi digilib unila ac id SKRIPSI 20TANPA 20BAB 20PEMBAHASAN pdf

Related PDF

aplikasi simulasi monte carlo dalam estimasi biaya proyek

[PDF] aplikasi simulasi monte carlo dalam estimasi biaya proyek jurnalsmartek files wordpress 4 adnan so edit nop 2008 pdf
PDF

analisis risiko pembangunan jalan tol pada tahap konstruksi

[PDF] analisis risiko pembangunan jalan tol pada tahap konstruksi digilib unila ac id SKRIPSI 20TANPA 20BAB 20PEMBAHASAN pdf
PDF

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 11 Latar Belakang Penelitian

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perguruan tinggi merupakan suatu sarana dalam proses pembelajaran. Pembelajaran adalah proses interaksi mahasiswa dengan dosen dan sumber belajar pada lingkungan belajar.

library binus ac id eColls eThesisdoc Bab1 2011 1 00088 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1 1 Latar Belakang Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari hari dengan luas penjualan kurang dari 200 M2 Dikelola oleh PT Indomarco Prismatama, cikal bakal pembukaan Indomaret di Kalimantan

Telepon (021) 57946073 Faksimil (021) 57946072 http//dikti.kemdikbud.go.id/ Nomor 0304/E3.4/2013 4 Februari 2013 Lampiran 2 (dua) lampiran Perihal Penyelenggara ON MIPA-PT Tahun 2013 Kepada Yth 1. Pimpinan

PDF CDED Ontario Provincial Standard Specification 180 Gov raqsa mto gov on ca CDED 20Revision 20Package 20No 20206 20 202016 03 03 pdf PDF Untitled LLDIKTI Wilayah IXlldikti9 ristekdikti go id asset a61b8 Edaran

SALINAN WALIKOTA SURABAYA PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 10 TAHUN 2006 T E N T A N G JABATAN FUNGSIONAL PENGUJI KENDARAAN BERMOTOR WALIKOTA SURABAYA, Menimbang : bahwa dalam rangka meningkatkan mutu

PDF salinan peraturan walikota surabaya nomor 69 tahun 2016 tentang surabaya go id uploads perwali 1861 bappeko pdf PDF walikota surabaya provinsi jawa timur JDIH Surabaya jdih surabaya go id pdf doc perwali

KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP. 22/MEN/2010 TENTANG

peraturan menteri kelautan dan perikanan republik indonesia nomor

KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP. 22/MEN/2010 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PENYESUAIAN/INPASSING JABATAN DAN ANGKA KREDIT PENYULUH PERIKANAN MENTERI KELAUTAN

PDF 1 keputusan menteri kelautan dan perikanan republik indonesia jdih kkp go id peraturan 91 20KEPMEN KP 202018 pdf PDF keputusan menteri kelautan dan perikanan republik indonesia jdih kkp go id peraturan 48 20KEPMEN KP 202018 pdf PDF 1 keputusan

BAB 4 METODOLOGI PEMECAHAN MASALAH

BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Memecahkan masalah

BAB 4 METODOLOGI PEMECAHAN MASALAH Metodologi pemecahan masalah memberikan garis-garis besar tahapan penelitian secara keseluruhan yang disusun secara sistematis sehingga pada pelaksanaannya, penelitian

BAB III METODOLOGI PEMECAHAN MASALAH Metodologi ini berisi uraian tahapan 4 Pengadaan persyaratan administrasi untuk pencarian data 5 metodologi pemecahan masalah yang digunakan dalam penelitian 1 4 Pengumpulan Data Tahap selanjutnya adalah mengumpulkan data data yang?

-1- KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI PERATURAN DIREKTUR JENDERAL BEA DAN CUKAI NOMOR PER- 10/BC/2011 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL BEA

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PERIMBANGAN KEUANGAN Yth 1 Para Gubernur; 2 Para Bupati; 3 PDF kementerian keuangan republik indonesia direktorat DJPK djpk kemenkeu go id wp content 01 1 Und 16 2018

KOMISI PEMILIHAN UMUM PANDUAN PPK PANDUAN REKAPITULASI HASIL PENGHITUNGAN SUARA DI TINGKAT KECAMATAN PILKADA 2015 KOMISI PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA PANDUAN REKAPITULASI HASIL PENGHITUNGAN SUARA

dinus ac id v2009 download Panduan PPK pdf Buku Panduan PPK dan PPS Diterbitkan oleh Komisi Pemilihan Umum bekerja sama dengan Australian Electoral Commission Informasi lebih lanjut hubungi Komisi Pemilihan Umum Jalan Imam Bonjol 28, Jakarta Pusat 10310 Telp 021 31937223, Fax 021 3157759

BAB I PENDAHULUAN Bab ini merupakan kajian awal yang memberi pengantar tentang penelitian yang akan dilakukan, meliputi : latar belakang masalah, fokus penelitian, batasan masalah, tujuan dan manfaat penelitian,

scholar unand ac id 33190 2 06 BAB I pdf BAB I PENDAHULUAN Bab ini menjelaskan tentang hal hal yang mendasari penelitian diantaranya yaitu latar belakang penelitian, perumusan masalah, tujuan penelitian, batasan masalah, dan sistematika penulisan 1 1 Latar Belakang Batu bara merupakan salah satu sumber energi

BAB VI KEGIATAN AKADEMIK

PEDOMAN AKADEMIK BAGI GURU SMK NEGERI 5 MALANG

BAB VI KEGIATAN AKADEMIK Pasal 13 (1) Kegiatan akademik adalah kegiatan pembelajaran di dalam dan/atau di luar ruang kuliah, studio dan/atau laboratorium, pengerjaan tugas tugas, evaluasi pembelajaran,

pasca its ac id File BAB VI Kegiatan Akademik pdf Peraturan Akademik ITS Tahun 2009 15 BAB VI KEGIATAN AKADEMIK Pasal 13 (1) Kegiatan akademik adalah kegiatan pembelajaran di dalam dan atau di luar ruang kuliah, studio dan atau laborato‐ rium, pengerjaan tugas‐tugas, evaluasi pembelajaran,

Home back415416417418 419420 Next

MONITORING PROYEK DENGAN METODE MONTE CARLO PADA DURASI PEKERJAAN (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung Bank Muamalat Indonesia Cabang Malang) M

Azharul Fikri 1), Saifoe El Unas 2), Dr

Achfas Zacoeb 3) Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Jalan M

Haryono 167 Malang 65145, Jawa Timur-Indonesia ABSTRAK Keterlambatan suatu kegiatan dalam proyek akan mempengaruhi kegiatan yang lain yang menyertainya, sehingga perlu adanya monitoring agar dapat diketahui sejauh apakah pengaruh keterlambatan tersebut terhadap kegiatan-kegiatan lain dalam proyek dan terhadap keseluruhan proyek

Salah satu metode yang dapat digunakan untuk monitoring adalah dengan melakukan tracking progres dengan bantuan program Microsoft Project yang dapat mengetahui keterlambatan aktivitas proyek dan pengaruhnya

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui monitoring kurva S proyek dan kurva S hasil simulasi Monte Carlo, mengamati pengaruh keterlambatan pelaksanaan proyek dan membandingkan monitoring dan tracking terhadap jadwal proyek serta jadwal hasil simulasi Monte Carlo

Pada penelitian ini dilakukan simulasi Monte Carlo pada durasi pekerjaan optimis, paling disukai, dan pesimis hasil survey pada pihak kontraktor Gedung Bank Muamalat Indonesia Cabang Malang

Simulasi pada penelitian ini menggunakan dan distribusi data yang di gunakan adalah distrubusi triangular

Durasi pekerjaan hasil simulasi Monte Carlo kemudian digunakan untuk melakukan penjadwalan menggunakan software Microsoft Project Professional

Sehingga di dapatkan jadwal dan kurva S hasil simulasi Monte Carlo yang selanjutnya akan di analisis dan dibandingkan dengan jadwal dan kurva S dari proyek

Adapun analisis dilakukan dengan cara monitoring dan tracking dan membandingkan monitoring proyek dengan bobot biaya seperti pada umumnya dan monitoring dengan bobot durasi proyek

Hasil dari monitoring yang di lakukan pada penelitian kali ini terdapat perbedaan penjadwalan pada total durasi pekerjaan yakni durasi rencana proyek selama 192 hari dan durasi hasil simulasi Monte Carlo selama 216 hari

Berdasarkan simulasi Monte Carlo yang dilakukan diketahui probabilitas jadwal rencana proyek sebesar 30 % dan untuk jadwal hasil simulasi adalah sebesar 80 %

Dengan monitoring proyek menggunakan bobot durasi lebih mengetahui kemungkinan keterlambatan proyek dan dapat mengamati aktivitas kritis yang ada

Kata Kunci : Monte Carlo, manajemen proyek, tracking, penjadwalan, monitoring

ABSTRACT A delay in the project activities will affect other accompanying activities, so the need for monitoring in order to know the extent to whether the effect of such delays on other activities in the project and on the entire project

One method that can be used for monitoring is by tracking the progress with the help of Microsoft Project program to determine the delay of the project activity and influence

The purpose of this study was to determine the monitoring of the S curve and S-curve project Monte Carlo simulation results, observe the effect of delays in project implementation and monitoring and tracking comparing against the project schedule and the schedule of Monte Carlo simulation results

In this research conducted Monte Carlo simulations on the work duration optimistic, most preferred, and pessimistic survey results in contracting parties Gedung Bank Muamalat Indonesia Branch Malang

Simulation in this research usingrisk software and data distribution in use is distrubusi triangular

The duration of the work results of a Monte Carlo simulation is then used to perform scheduling using Microsoft Project Professional

So in the schedule and get the S-curve Monte Carlo simulation results which will then be analyzed and compared with the schedule and the S curve of the project

The analysis is done by comparing the monitoring and tracking and monitoring of the project with the weight of such costs in general and monitoring with weights duration of the project

The results of the monitoring will be undertaken at this time there is a difference penelitian the scheduling of the total duration of the work that the duration of the project plan for 192 days and the duration of the results of Monte Carlo simulations for 216 days

Based on Monte Carlo simulation, it is found the probability of the project plan schedule by 30% and for schedule simulation results is 80%

By weighting the duration of the monitoring project using more aware of the possibility of project delays and can observe that there is a critical activity

Keywords: Monte Carlo, project management, tracking, scheduling, monitoring

PENDAHULUAN 1)

Latar Belakang Monitoring merupakan suatu alat yang digunakan dalam pengendalian dan pengawasan suatu proyek

Monitoring bertujuan mengamati kegiatan-kegiatan pokok dari suatu hasil pekerjaan

Monitoring terhadap biaya dan jadwal pada suatu proyek yang sedang berlangsung dilakukan untuk mengetahui seberapa besar penyimpangan yang terjadi antara rencana dan pelaksanaan proyek

Kegiatan monitoring harus dilakukan dalam pelaksanaan proyek agar kegiatan dalam proyek berjalan sesuai rencana yang diharapkan

Keterlambatan suatu kegiatan dalam proyek akan mempengaruhi kegiatan yang lain yang menyertainya, sehingga perlu adanya monitoring agar dapat diketahui sejauh apakah pengaruh keterlambatan tersebut terhadap kegiatan-kegiatan lain dalam proyek dan terhadap keseluruhan proyek

Monte Carlo adalah sebuah teknik sampling statistik yang digunakan untuk memperkirakan solusi terhadap masalahmasalah kuantitatif yang dapat digunakan sebagai alternatif dalam penyusunan penjadwalan suatu proyek

Dengan metode Monte Carlo dapat diteliti apakah penyusunan penjadwalan suatu proyek sudah memperkirakan waktu yang aman menurut estimasi waktu dari pihak yang bersangkutan

Pada umumnya, kegiatan monitoring suatu proyek dilakukan dengan menggunakan kurva s'yang berisi daftar pekerjaan dan bobot biaya setiap pekerjaan yang memiliki sumbu persentase kumulatif dan waktu pelaksanaan yang nantinya akan dibandingkan antara jadwal dan pelaksanaan di lapangan berdasarkan laporan proyek

Akan tetapi dengan penggunaan kurva s'tidak dapat mengetahui pengaruh antar aktivitas dan pengaruh keterlambatan suatu aktivitas terhadap keseluruhan proyek

Dengan bantuan program Microsoft Project, dapat dilakukan penyusunan jadwal yang memiliki hubungan antar aktivitas dan dapat dilakukan tracking untuk monitoring proyek berdasarkan bobot durasi dan dapat mengetahui pengaruh antar aktivitas serta pengaruh keterlambatan terhadap aktivitas proyek

Batasan Masalah Pada penelitian ini diberikan batasan-batasan masalah sebagai berikut diantaranya yaitu penelitian dilakukan pada Proyek Pembangunan Gedung Bank Muamalat Indonesia Cabang Malang, data yang digunakan adalah data dari kontraktor pelaksana yaitu PT

Galih Medan Persada, metode yang digunakan adalah simulasi Monte Carlo dengan dan tracking dengan menggunakan program Microsoft Project Professional 2013, kegiatan tracking progres pekerjaan yang dilaksanakan berdasarkan laporan mingguan dan yang terakhir adalah analisa dilakukan hanya pada pekerjaan struktur utama dan pekerjaan galian

DASAR TEORI 1)

Monte Carlo Simulasi Monte Carlo adalah semua teknik sampling statistik yang digunakan untuk memperkirakan solusi terhadap masalah-masalah kuantitatif

(Project Management Institue, 2004), dalam bidang manajemen proyek, simulasi Monte Carlo digunakan untuk menghitung atau mengiterasi biaya dan waktu sebuah proyek dengan menggunakan nilai-nilai yang dipilih secara random dari distribusi probabilitas

biaya dan waktu yang mungkin terjadi dengan tujuan untuk menghitung distribusi kemungkinan biaya dan waktu total dari sebuah proyek (Fadjar, 2008)

adalah sebuah perangkat lunak yang berbasis lembar kerja dikembangkan oleh Paliside Corporation

Software ini menggunakan distribusi probabilitas untuk menggambarkan nilainilai yang tidak pasti di lembar kerja Excel (Daniel, 1999)

Tracking adalah proses pelacakan jadwal yaitu membandingkan antara jadwal rencana dengan progress aktual dari pekerjaan yang telah dilaksanakan setiap periode waktu

Proses tracking dilakukan pada jadwal yang dibuat dengan menggunakan bantuan software (MS Project, Primavera Project Planner) ( METODE Perangkat adalah sebuah perangkat lunak yang berbasis lembar kerja dikembangkan oleh Paliside Corporation

Software ini menggunakan distribusi probabilitas untuk menggambarkan nilai-nilai yang tidak pasti di lembar kerja Excel (Daniel, 1999) 3)

Kurva S Kurva S merupakan salah satu teknik pengendalian kemajuan proyek dengan memakai kombinasi kurva s'dan tonggak kemajuan (milestone)

Milestone adalah titik yang menandai suatu peristiwa yang dianggap penting dalam rangkaian pelaksanaan pekerjaan proyek

Peristiwa itu dapat berupa saat mulai atau berakhirnya pekerjaan

Titik milestone ditentukan pada waktu menyiapkan perencanaan dasar yang sebagai tolak ukur kegiatan pengendalian proyek ( 4)

Microsoft Project Microsoft Project adalah perangkat lunak manajemen proyek untuk membantu dalam mengembangkan rencana, menetapkan sumber daya untuk tugas-tugas, pelacakan kemajuan, mengelola anggaran dan menganalisis beban kerja

microsoft Project merupakan alat pengelolaan proyek yang powerfull

Microsoft Project sepintas merupakan gabungan antara spreadsheet grafik dan database

Tracking

Mulai Pengambilan data dan Penyebaran Kuisioner

Diagram alir (flowchart) Dalam penelitian ini dilakukan perbandingan antara monitoring proyek terhadap bobot biaya pekerjaan dan terhadap bobot durasi pekerjaan dan dilakukan perbandingan antara jadwal proyek dengan jadwal hasil simulasi Monte Carlo yang dilakukan dengan bantuan Penjadwalan dengan metode Monte Carlo dilakukan dengan cara melakukan kuisioner terhadap pihak yang berkompeten (kontraktor) untuk mendapatkan estimasi waktu untuk setiap pekerjaan proyek yaitu waktu optimis (tercepat), paling disukai (likeliest) dan waktu pesimis (terlama) menurut pengalaman profesional dari kontraktor

Kemudian data hasil kuisioner tersebut diolah dengan dengan distribusi triangular dan standar deviasi dibawah 2%, sehingga didapatkan waktu hasil simulasi dan mendapatkan probabilitas untuk setiap jadwal

Kemudian dilakukan penyusunan penjadwalan dengan Microsoft Project terhadap jadwal proyek dan jadwal hasil simulasi dan dibuat kurva s'untuk jadwal hasil simulasi berdasarkan penjadwalan tersebut menganut kepada kurva s'dari jadwal proyek

Selanjutnya dilakukan montitoring proyek dengan kurva s'untuk jadwal proyek dan jadwal hasil simulasi seperti pada umunya menggunakan progres laporan mingguan berdasarkan bobot biaya

Selanjutnya membuat jadwal kurva s'yang berdasar pada bobot durasi dengan cara yang sama seperti pembuatan kurva s'dengan bobot biaya, hanya yang berbeda adalah bobot setiap pekerjaan adalah berdasarkan durasi waktu pekerjaan

Setelah itu dilakukan tracking terhadap penjadwalan Microsoft Project untuk jadwal proyek dan jadwal hasil simulasi dengan memasukkan persen complete progres mingguan pelaksanaan proyek kemudian dilakukan update project dan diulangi untuk setiap minggunya

Dari tracking mingguan dengan bantuan Microsoft Project akan didapatkan persentase progres mingguan berdasarkan bobot durasi pekerjaan yang akan digunakan untuk melakukan monitoring proyek berdasarkan bobot durasi dengan cara membuat kurva s

dibandingkan dengan jadwal kurva s'yang berdasarkan kepada bobot durasi dan dapat diketahui pula pekerjaan kritis dan pengaruh keterlambatan suatu pekerjaan terhadap pekerjaan lain dalam proyek dan pengaruhnya terhadap proyek secara keseluruhan terutama durasi total proyek

Urutan langkah pengerjaan seperti pada diagram alir berikut

HASIL DAN PEMBAHASAN 1)

Simulasi Monte Carlo Pertama dilakukan simulasi untuk setiap pekerjaan dengan masing-masuing durasi optimis, paling disukai dan durasi pesimis

Setelah dilakukan simulasi metode Monte Carlo dengan bantuan maka didapatkan waktu hasil simulasi

Kamudian dibuatlah jadwal project untuk jadwal optimis, jadwal pesimis dan jadwal paling disukai untuk mendapatkan durasi total masing-masing jadwal untuk mendapatkan angka probabilitas

Dari penjadwalan Microsoft Project didapatkan durasi total untuk jadwal optimis 173 hari, jadwal pesimis 249 hari, jadwal hasil simulasi 216 hari

Tabel 4

Durasi Setiap Jadwal Durasi Jadwal (minggu) Jadwal Rencana Durasi (hari) Gambar Probabilitas Penyelesaian Proyek Tabel 4

Persentase Probabilitas Penyelesaian Proyek Persentase Durasi Persentase Durasi 30 % % % % % % % % % % % % % % % Dari durasi total setiap jadwal tersebut dilakukan simulasi Monte Carlo dengan didapatkan probabilitas setiap jadwal

Jadwal proyek memiliki probabilitas sebesar 30% dan jadwal hasil simulasi memiliki probabilitas sebesar 75%

Membuat Kurva S (bobot biaya) Selanjutnya dibuat kurva s'untuk jadwal hasil simulasi

Berdasarkan penjadwalan dari Microsoft Project menganut pada jadwal proyek

Dari hasil yang didapatkan dapat dilihat bahwa jadwal hasil simulasi memiliki durasi yang lebih lama yaitu 36 minggu sedangkan jadwal proyek memiliki durasi 32 minggu

Jadwal Simulasi Gambar Perbandingan Kurva S 3)

Monitoring Kurva S (berdasarkan bobot biaya)

Selanjutnya dilakukan monitoring pelaksanaan proyek untuk kedua jadwal berdasarkan bobot biaya dari laporan proyek Selanjutnya membuat kurva s'berdasarkan bobot durasi pekerjaan

Adapun langkah-langkahnya sama dengan pembuatan kurva s'pada umumnya yang berdasarkan pada bobot biaya, namun dalam hal ini yang digunakan sebagai pembobotan adalah durasi dari setiap pekerjaan

Gambar Monitoring Kurva S Proyek (bobot biaya) Dari gambar 4

sampai pada akhir selesainya proyek terjadi keterlambatan selama 18 minggu

Kurva S Proyek (bobot durasi) Gambar

Kurva S Simulasi (bobot durasi) Gambar Monitoring Kurva S Simulasi (bobot biaya) Sedangkan dari grafik pada gambar 4

Hal ini menunjukkan bahwa jadwal hasil simulasi Monte Carlo lebih aman dan efisien

Membuat Kurva S (bobot durasi) Gambar

Perbandingan Kurva S Jadwal Proyek dan Jadwal Simulasi (dengan bobot durasi) Dari gambar perbandingan jadwal proyek dan jadwal hasil simulasi berdasarkan bobot durasi waktu terlihat tidak terjadi perbedaan yang mencolok dan terlihat berimpitan kecuali pada masa akhir proyek terjadi perbedaan yang cukup terlihat

Selain itu juga perbedaan durasi

total untuk masing-masing jadwal dimana jadwal proyek dengan bobot durasi selama 32 minggu dan jadwal simulasi dengan bobot durasi selama 36 minggu

Tracking Pelaksanaan Proyek Tracking dilakukan dengan bantuan program Microsoft Project dengan cara membuka jadwal yang sudah dibuat di Microsoft Project kemudian melakukan update waktu sekarang (current date) yaitu waktu kapan dilakukan kegiatan tracking (minggu ke berapa)

Selanjutnya memasukkan persen komplit untuk setiap pekerjaan pada minggu yang sedang ditinjau, kemudian melakukan update project untuk mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi pada proyek tersebut seperti pengaruh keterlambatan aktivitas terhadap aktivitas lain dan bertambahnya durasi total proyek

Adapun langkah perhitungan tracking dapat dihitung secara manual dengan langkah membuat tabel yang berisi daftar pekerjaan proyek beserta durasi untuk setiap pekerjaan, lalu menjumlahkan total durasi seluruh pekerjaan proyek, kemudian menghitung bobot durasi yaitu durasi suatu pekerjaan dibagi total durasi seluruh pekerjaan proyek, selanjutnya memasukkan progres aktual yaitu progres setiap pekerjaan pada minggu tersebut, selanjutnya menghitung bobot total yaitu progres aktual dikalikan dengan bobot durasi, menghitung durasi aktual yaitu durasi pekerjaan dikalikan dengan progres aktual, selanjutnya menghitung sisa durasi yaitu durasi pekerjaan yang belum dilaksanakan yang didapatkan dari durasi dikurangi durasi aktual dan langkah selanjutnya jumlah dari bobot total setiap minggu akan digunakan untuk monitoring proyek berdasarkan bobot durasi

No Pekerjaan Jumlah Durasi Bobot Progress Bobot Durasi Sisa (hari) Durasi Aktual Total Aktual Durasi (Gambar tabel perhitungan tracking) 6)

Tracking Pelaksanaan Proyek berdasarkan Jadwal Proyek (bobot durasi) Karena perhitungan tracking berdasarkan pada bobot durasi, maka tracking dilakukan pada jadwal proyek yang berdasarkan pada bobot durasi

Setelah dilakukan tracking pada jadwal proyek untuk setiap minggu sampai selesainya proyek, maka didapatkan hasil penyelesaian proyek seperti pada tabel

(Tabel hitungan tracking tiap minggu terhadap jadwal proyek bobot durasi) minggu tracking minggu tracking % % % % % % % % % % % % % % % % % % (Tabel hitungan tracking tiap minggu terhadap jadwal proyek bobot durasi)

minggu tracking minggu tracking % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % Selanjutnya dilakukan monitoring terhadap jadwal proyek bobot durasi dengan hasil tracking tersebut

Hasilnya diplotkan dalam kurva s'perbandingan seperti pada gambar 4

Tracking Pelaksanaan Proyek berdasarkan Jadwal Simulasi (bobot durasi) Selanjutnya dilakukan tracking terhadap jadwal hasil simulasi yang berdasar bobot durasi

langkahlangkahnya sama dengan poin sebelumnya, yang berbeda adalah durasi setiap pekerjaan yang mana pada pengerjaan ini durasi pekerjaan yang digunakan adalah durasi hasil simulasi

Selanjutnya didapatkan hasil progres tracking setiap minggu seperti pada tabel

(Tabel hitungan tracking tiap minggu terhadap jadwal proyek bobot durasi) minggu tracking minggu tracking % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % Selanjutnya dilakukan monitoring terhadap jadwal simulasi bobot durasi dengan hasil tracking tersebut

Hasilnya diplotkan dalam kurva s'perbandingan seperti pada gambar 4

Dari gambar 4

Akan tetapi pada pertengahan proyek mulai terjadi keterlambatan pelaksanaan proyek, hal ini dipengaruhi banyak faktor pelaksanaan di lapangan seperti faktor cuaca, faktor keuangan proyek dan sebagainya

Akan tetapi penyimpangan proyek tidak begitu signifikan

KESIMPULAN DAN SARAN 1)

Kesimpulan Berdasarkan penelitian yang dilakukan mengenai Monitoring Proyek Dengan Metode Monte Carlo Pada Durasi Pekerjaan dapat disimpulkan bahwa pertama, penjadwalan pada proyek pembangunan Gedung Bank Muamalat Indonesia Cabang Malang belum mempertimbangkan waktu yang aman karena meskipun berada diantara durasi optimis dan pesimis, namun memiliki probabilitas pelaksanaan yang kecil berdasarkan simulasi Monte Carlo yaitu dibawah 30 %

Kedua, hasil penjadwalan dengan metode Monte Carlo pada proyek pembangunan Gedung Bank Muamalat Indonesia cabang Malang didapatkan durasi pekerjaan yang berada antara durasi paling disukai dan durasi pesimis dengan probabilitas sekitar 75 % dibandingkan dengan jadwal proyek dengan durasi jadwal proyek selama 192 hari dan durasi jadwal simulasi selama 216 hari

Ketiga, hasil monitoring dengan kurva S terhadap jadwal rencana proyek dan jadwal hasil simulasi sama-sama mengalami keterlambatan, akan tetapi untuk jadwal hasil simulasi keterlambatan yang terjadi lebih sedikit

Dan keterlambatan yang terjadi diakibatkan pekerjaan tangga yang dipengaruhi oleh pekerjaan lain yang tidak masuk dalam pembahasan

Keempat, monitoring dengan tracking terhadap jadwal proyek berdasar pada durasi setiap pekerjaan, sehingga dapat diketahui keterlambatan yang terjadi dan pengaruhnya terhadap durasi total proyek apabila yang mengalami keterlambatan adalah pekerjaan yang kritis

Sedangkan monitoring dengan kurva S pada umumnya berdasar pada bobot biaya pekerjaan, sehingga tidak bisa mengetahui pengaruh keterlambatan ataupun percepatan pelaksanaan pekerjaan terhadap durasi total proyek

Terakhir, monitoring dengan tracking terhadap jadwal hasil simulasi berdasar pada durasi setiap pekerjaan, sehingga dapat diketahui keterlambatan yang terjadi dan pengaruhnya terhadap durasi total proyek apabila yang mengalami keterlambatan adalah pekerjaan yang kritis

Sedangkan monitoring dengan kurva S pada umumnya berdasar pada bobot biaya pekerjaan, sehingga tidak bisa mengetahui lintasan kritis suatu pekerjaan sertapengaruh keterlambatan ataupun percepatan pelaksanaan pekerjaan terhadap durasi total proyek

Saran Berdasarkan hasil pembahasan dan evaluasi yang telah diuraikan diatas, didapat beberapa saran sebagai berikut diantaranya yang pertama, dalam melakukan penjadwalan suatu proyek, hendaknya bagi pembuat jadwal untuk memperhitungkan jadwal yang efisien dan meminimalisir resiko yang mungkin muncul dalam pelaksanaan pekerjaan

Kedua, pihak pembuat jadwal proyek hendaknya menambahkan beberapa variabel kemungkinan dalam pertimbangannya, seperti cuaca yang dapat mengganggu pelaksaan proyek, ketersediaan material dan persiapan keuangan yang matang agar jadwal yang dibuat sekiranya benar-benar dapat dilaksanakan dengan baik sesuai rencana

Dan yang terakhir, kegiatan tracking dengan menggunakan Microsoft Project dapat dipertimbangkan kembali untuk

digunakan sebagai alat pengawasan dan pengendalian manajemen proyek

DAFTAR PUSTAKA Callahan, M T Construction Project Scheduling

New York : McGraw Hill Dewi, S M

& Djakfar, L'Statistika Dasar untuk Teknik Sipil

Malang : Bargie Media Utama, M S Statistika Ekonomi & Bisnis

Denpasar : Udayana University Press /01/Materi-1-Manpro

pdf (tanggal akses 5 mei 2015) microsoft-project-professional dalam-pengelolaan proyek (tanggal akses 12 Desember 2015) Dipohusodo, I Manajemen Konstruksi Jilid I

Yogyakarta : Kanisius Fadjar, A Aplikasi Simulasi Monte Carlo Dalam Estimasi Biaya Proyek

Jurnal Smartek

Nopember 2008: Kamandang, Z R Penilaian Risiko Finansial Dengan Menggunakan Simulasi Montecarlo

Skripsi Tidak Diterbitkan

Malang : Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya

Napsiyana, A

G Perencanaan dan Pengendalian Jadwal dengan Menggunakan Program Microsoft Project Professional 2013 dalam Pengelolaan Proyek

Skripsi Tidak Diterbitkan

Malang : jurusan Teknik Sipil Universitas Siliwangi

Rubinstein, R Y Simulation and the Monte Carlo Method

New Jersey : John Wiley & Sons, Inc

Sari, N Aplikasi Metode Konsep Nilai Hasil Dibandingkan Dengan Penggunaan Microsoft Project 2003 Pada Monitoring Pembangunan Rumah Sakit Ibu & Anak Kemang Jakarta Selatan

Skripsi Tidak Diterbitkan

Malang : Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya

Soeharto, I Manajemen Proyek Dari Konseptual Sampai Operasional

Jilid I

Jakarta : PT

Gelora Aksara Pratama