PDF -BAB 1 PENDAHULUAN 11 Latar Belakang Penelitian - BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
Wait Loading...


PDF :1 PDF :2 PDF :3 PDF :4 PDF :5 PDF :6 PDF :7


Like and share and download

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 11 Latar Belakang Penelitian

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perguruan tinggi merupakan suatu sarana dalam proses pembelajaran. Pembelajaran adalah proses interaksi mahasiswa dengan dosen dan sumber belajar pada lingkungan belajar.

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perguruan tinggi merupakan suatu sarana dalam proses pembelajaran. Pembelajaran adalah proses interaksi mahasiswa dengan dosen dan sumber belajar pada lingkungan belajar. library binus ac id eColls eThesisdoc Bab1 2011 1 00088 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1 1 Latar Belakang Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari hari dengan luas penjualan kurang dari 200 M2 Dikelola oleh PT Indomarco Prismatama, cikal bakal pembukaan Indomaret di Kalimantan

Related PDF

BAB 1 PENDAHULUAN 1 1 Latar Belakang

library binus ac id eColls eThesisdoc Bab1 2011 1 00088 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1 1 Latar Belakang Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari hari dengan luas penjualan kurang dari 200 M2 Dikelola oleh PT Indomarco Prismatama, cikal bakal pembukaan Indomaret di Kalimantan dan toko pertama dibuka di Ancol, Jakarta Utara
PDF

BAB 1 : PENDAHULUAN 11 Latar Belakang

scholar unand ac id 28809 2 BAB 1 PENDAHULUAN pdf BAB 1 PENDAHULUAN 1 1 Latar Belakang Penyakit menular dan penyakit tidak menular masih memiliki angka prevalensi yang harus diperhitungkan Beban ganda kesehatan menjadi permasalahan kesehatan bagi seluruh masyarakat Faktor penyumbang angka terjadinya penyakit
PDF

BAB I PENDAHULUAN 11 Latar Belakang Masalah

dandry files wordpress proposal skripsi1 pdf BAB I PENDAHULUAN 1 1 Latar Belakang Masalah Peranan pemasaran dalam keberhasilan perusahaan telah diakui di kalangan pengusaha untuk mempertahankan keberadaanya dalam mengembangkan usaha dan mendapatkan keuntungan Dengan semakin banyaknya jumlah dan jenis produk yang masuk ke pasaran untuk dijual
PDF

BAB 1 : PENDAHULUAN 11 Latar Belakang

scholar unand ac id 31613 2 bab 1 pendahuluan pdf BAB 1 PENDAHULUAN 1 1 Latar Belakang Rematik adalah penyakit inflamasi sistemik kronis, inflamasi sistemik yang dapat mempengaruhi banyak jaringan dan organ, terutama menyerang fleksibel (sinovial) sendi, dan dapat menyerang siapa saja yang rentan terkena penyakit rematik Oleh karena itu, perlu
PDF

BAB 1 PENDAHULUAN 11 Latar Belakang - lontaruiacid

lontar ui ac id file?file=digital 135544 T+27974 1 6 Sistematika Penulisan Untuk memudahkan dan agar lebih sistematis, maka penulisan tesis ini disusun dalam lima bab dengan sistematika sebagai berikut Bab I, Pendahuluan terdiri dari latar belakang, permasalahan, tujuan, ruang lingkup, manfaat penelitian dan sistematika penulisan
PDF

BAB 1 PENDAHULUAN 11 Latar Belakang Masalah Penelitian

repository upi edu 22289 4 S 1100528 Chapter1 pdf 1) Bab pertama adalah bab pendahuluan Bab pendahuluan berisi latar belakang, identifikasi masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan struktur organisasi penelitian 2) Bab kedua berisi penjelasan landasan teori atau kajian pustaka yang berkaitan dengan variabel variabel penelitian Bab kedua ini di
PDF

BAB 1 PENDAHULUAN 11 Latar Belakang Penelitian


PDF

Telepon (021) 57946073 Faksimil (021) 57946072 http//dikti.kemdikbud.go.id/ Nomor 0304/E3.4/2013 4 Februari 2013 Lampiran 2 (dua) lampiran Perihal Penyelenggara ON MIPA-PT Tahun 2013 Kepada Yth 1. Pimpinan

PDF CDED Ontario Provincial Standard Specification 180 Gov raqsa mto gov on ca CDED 20Revision 20Package 20No 20206 20 202016 03 03 pdf PDF Untitled LLDIKTI Wilayah IXlldikti9 ristekdikti go id asset a61b8 Edaran

SALINAN WALIKOTA SURABAYA PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 10 TAHUN 2006 T E N T A N G JABATAN FUNGSIONAL PENGUJI KENDARAAN BERMOTOR WALIKOTA SURABAYA, Menimbang : bahwa dalam rangka meningkatkan mutu

PDF salinan peraturan walikota surabaya nomor 69 tahun 2016 tentang surabaya go id uploads perwali 1861 bappeko pdf PDF walikota surabaya provinsi jawa timur JDIH Surabaya jdih surabaya go id pdf doc perwali

KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP. 22/MEN/2010 TENTANG

peraturan menteri kelautan dan perikanan republik indonesia nomor

KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP. 22/MEN/2010 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PENYESUAIAN/INPASSING JABATAN DAN ANGKA KREDIT PENYULUH PERIKANAN MENTERI KELAUTAN

PDF 1 keputusan menteri kelautan dan perikanan republik indonesia jdih kkp go id peraturan 91 20KEPMEN KP 202018 pdf PDF keputusan menteri kelautan dan perikanan republik indonesia jdih kkp go id peraturan 48 20KEPMEN KP 202018 pdf PDF 1 keputusan

BAB 4 METODOLOGI PEMECAHAN MASALAH

BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Memecahkan masalah

BAB 4 METODOLOGI PEMECAHAN MASALAH Metodologi pemecahan masalah memberikan garis-garis besar tahapan penelitian secara keseluruhan yang disusun secara sistematis sehingga pada pelaksanaannya, penelitian

BAB III METODOLOGI PEMECAHAN MASALAH Metodologi ini berisi uraian tahapan 4 Pengadaan persyaratan administrasi untuk pencarian data 5 metodologi pemecahan masalah yang digunakan dalam penelitian 1 4 Pengumpulan Data Tahap selanjutnya adalah mengumpulkan data data yang?

-1- KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI PERATURAN DIREKTUR JENDERAL BEA DAN CUKAI NOMOR PER- 10/BC/2011 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL BEA

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PERIMBANGAN KEUANGAN Yth 1 Para Gubernur; 2 Para Bupati; 3 PDF kementerian keuangan republik indonesia direktorat DJPK djpk kemenkeu go id wp content 01 1 Und 16 2018

KOMISI PEMILIHAN UMUM PANDUAN PPK PANDUAN REKAPITULASI HASIL PENGHITUNGAN SUARA DI TINGKAT KECAMATAN PILKADA 2015 KOMISI PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA PANDUAN REKAPITULASI HASIL PENGHITUNGAN SUARA

dinus ac id v2009 download Panduan PPK pdf Buku Panduan PPK dan PPS Diterbitkan oleh Komisi Pemilihan Umum bekerja sama dengan Australian Electoral Commission Informasi lebih lanjut hubungi Komisi Pemilihan Umum Jalan Imam Bonjol 28, Jakarta Pusat 10310 Telp 021 31937223, Fax 021 3157759

BAB I PENDAHULUAN Bab ini merupakan kajian awal yang memberi pengantar tentang penelitian yang akan dilakukan, meliputi : latar belakang masalah, fokus penelitian, batasan masalah, tujuan dan manfaat penelitian,

scholar unand ac id 33190 2 06 BAB I pdf BAB I PENDAHULUAN Bab ini menjelaskan tentang hal hal yang mendasari penelitian diantaranya yaitu latar belakang penelitian, perumusan masalah, tujuan penelitian, batasan masalah, dan sistematika penulisan 1 1 Latar Belakang Batu bara merupakan salah satu sumber energi

BAB VI KEGIATAN AKADEMIK

PEDOMAN AKADEMIK BAGI GURU SMK NEGERI 5 MALANG

BAB VI KEGIATAN AKADEMIK Pasal 13 (1) Kegiatan akademik adalah kegiatan pembelajaran di dalam dan/atau di luar ruang kuliah, studio dan/atau laboratorium, pengerjaan tugas tugas, evaluasi pembelajaran,

pasca its ac id File BAB VI Kegiatan Akademik pdf Peraturan Akademik ITS Tahun 2009 15 BAB VI KEGIATAN AKADEMIK Pasal 13 (1) Kegiatan akademik adalah kegiatan pembelajaran di dalam dan atau di luar ruang kuliah, studio dan atau laborato‐ rium, pengerjaan tugas‐tugas, evaluasi pembelajaran,

MANUAL PROSEDUR TINDAKAN KOREKTIF DAN PREVENTIF

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS)

MANUAL PROSEDUR TINDAKAN KOREKTIF DAN PREVENTIF FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2013 2 Manual Prosedur Tindakan Korektif dan Preventif Gugus Jaminan Mutu Fakultas Ekonomi dan Bisnis

feb ub ac id 07 Tindakan Korektif dan Preventif1 pdf Tindakan Korektif dan Preventif 1 Tujuan Tindakan korektif dan preventif bertujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan konsistensi terhadap perbaikan pengendalian produk dan dokumen dokumen terkait di GJM FE UB, guna mencegah terjadinya kembali produk yang tidak

Home back455456457 458459460 Next

BAB 1 PENDAHULUAN 1

Pembelajaran adalah proses interaksi mahasiswa dengan dosen dan sumber belajar pada lingkungan belajar

Salah satu prinsip dan tanggung jawab penyelenggaraan pendidikan tinggi adalah pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa dengan memperhatikan lingkungan secara selaras dan seimbang[1]

Dalam proses pembelajaran, mahasiswa memiliki metode belajar masingmasing

Fakultas Ilmu terapan yang saat ini memiliki tujuh program studi, menghasilkan data hasil belajar mahasiswa yang terus bertambah setiap tahun

Data hasil belajar mahasiswa tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi karakteristik mahasiswa secara umum menggunakan data akademik yang ada yaitu kelompok mahasiswa baik, mahasiswa sedang, dan mahasiswa kurang

Sampai saat ini belum terdapat aplikasi yang digunakan untuk pengelompokan data hasil belajar mahasiswa tersebut

Untuk itu, dibutuhkan suatu aplikasi yang dapat melakukan pengelolaan data agar dapat menghasilkan pemetaan data hasil belajar mahasiswa ke dalam kelompok-kelompok mahasiswa

Aplikasi ini diharapkan dapat membantu pihak kampus dalam melakukan treatment kepada mahasiswa dan pendukung keputusan untuk pengambilan kebijakan akademik kampus sehingga lebih optimal lagi dalam upaya peningkatan pembelajaran dan prestasi mahasiswa

Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis membuat proyek akhir yang berjudul Implementasi Algoritma Clustering K-Means untuk Pengelompokan Potensi Mahasiswa dengan menggunakan Oracle PL/SQL

Bagaimana cara mengelola data hasil belajar mahasiswa untuk menghasilkan informasi yang berguna? 2

Bagaimana melakukan pemetaan data hasil belajar mahasiswa ke dalam kelompok-kelompok mahasiswa secara akurat? 1

Membangun aplikasi berbasis Oracle PL/SQL untuk mengelompokkan potensi mahasiswa

Mengimplementasikan Algoritma clustering K-Means dengan menggunakan oracle PL/SQL untuk menghasilkan cluster mahasiswa baik, mahasiswa sedang, dan mahasiswa kurang

Aplikasi ini berfokus pada implementasi algoritma clustering k-means

Sistem tidak dapat memberikan saran terhadap cluster mahasiswa yang termasuk dalam mahasiswa kurang

Sampel data mahasiswa yang digunakan adalah data mahasiswa angkatan
  • 5 Definisi Operasional Implementasi Algoritma Clustering K-Means untuk pengelompokan potensi mahasiswa merupakan sebuah aplikasi yang digunakan untuk memonitoring mahasiswa
  • Dalam hal ini akan dibentuk kelompok mahasiswa yang terdiri dari tiga cluster yaitu mahasiswa baik, mahasiswa sedang dan mahasiswa kurang

    Pembentukan cluster dilakukan berdasarkan parameter indeks prestasi sementara(ips), data cuti, data her-registrasi, transkrip akademik kemahasiswaan(tak), persentase kehadiran dan data pembayaran mahasiswa

    Aplikasi ini dapat digunakan oleh pihak kampus sebagai pendukung kebijakan akademik yang akan diterapkan kepada mahasiswa

    Aplikasi ini menggunakan bahasa pemrograman PL/SQL dan database Oracle

    Metode ini dipilih karena setiap tahapan untuk membangun sistem ini berbeda

    Berikut tahapan-tahapan dalam metode waterfall

    Requirement Analysis Design Coding Testing Implementation Gambar 1-1 Waterfall Model [2] 3

    Requirement Analysis (Analisis Kebutuhan) Tahapan ini merupakan proses menganalisa kebutuhan perangkat lunak sistem

    Tahapan yang dilakukan seperti kebutuhan yang terkait dengan input, proses dan output

    Pada tahap analisis kebutuhan, hal yang dilakukan adalah: a

    Melakukan pengumpulan data yang diperoleh dari sisfo fakultas ilmu terapan yang meliputi adalah NIM, Jenis Kelamin, Prodi, Kota Asal, IPK, data cuti, data her-registrasi, persentase kehadiran dan data pembayaran mahasiswa

    Mempelajari tinjauan pustaka yang berkaitan dengan pembuatan dan perancangan aplikasi

    Pada tahapan ini akan menghasilkan data yang terkait dengan kebutuhan user untuk pembuatan aplikasi

    Setelah tahapan ini akan dibuat perancangan sistem aplikasi

    Design (Perancangan) Merupakan proses yang berfokus pada struktur data, arsitektur perangkat lunak, representasi interface dan detail skenario

    Pada tahap design, hal yang dilakukan adalah: a

    Membuat perancangan diagram alur proses bisnis yang berjalan dan yang diusulkan

    Melakukan perancangan antarmuka aplikasi Tahapan ini akan menghasilkan suatu desain aplikasi

    Pada selanjutnya akan digunakan pada tahap pengkodean

    tahap 4

    Coding (Pengkodean) Setelah dilakukan tahap design, tahapan ini merupakan tahap pembuatan kode yaitu penerjemahan bahasa ke dalam sistem

    Sistem ini menggunakan Application Express sebagai tools pemrogramannya dan menggunakan PL/SQL sebagai bahasa pemrogramannya

    Hasil yang didapat pada tahapan ini berupa implementasi algoritma k-means yang akan dilanjutkan ke tahap pengujian

    Testing (Pengujian) Merupakan pengujian terhadap aplikasi yang dibuat

    Tahapan ini berguna untuk memastikan aplikasi yang dibuat sudah layak digunakan secara lengkap

    Pengujian dilakukan dengan metode black box dan white box

    Setelah aplikasi sudah layak digunakan, maka akan dilanjutkan ke tahapan selanjutnya

    Implementation (Implementasi) Merupakan tahapan akhir dalam pembuatan aplikasi

    Pada tahap ini dilakukan penginstalan perangkat lunak ke user

    Aplikasi ini akan digunakan untuk pengelompokan potensi mahasiswa yang memudahkan pihak kampus dalam memonitoring mahasiswa